html hit counter Sering Disalahpahami, Apakah Semua Radiasi Berbahaya? Simak Penjelasan Berikut - Universitas Dian Nusantara

Sering Disalahpahami, Apakah Semua Radiasi Berbahaya? Simak Penjelasan Berikut

Dilihat : 16
30 Mei 2026

Terkadang ketika kita tertidur dengan perangkat di dekat tubuh kita, orang terdekat kita tentu akan menyarankan agar kita menyingkirkannya, terutama dari daerah sekitar kepala. Mengapa demikian? Nah, ini bukan tanpa sebab, kawan UNDIRA. Hal ini berkaitan dengan radiasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal bahwa radiasi dapat dipancarkan oleh berbagai perangkat di sekitar kita seperti smartphone, TV, microwave, Wi-Fi router, sinar matahari, dan bahkan buah pisang pun dapat memancarkan gelombang radiasi. Mari kita ambil contoh kecil, ketika menyalakan lampu, sebenarnya perangkat tersebut sedang memancarkan gelombang elektromagnetik ke seluruh ruangan. 

Hal ini terjadi karena ketika lampu dialiri listrik, akan ada gelombang energi yang terpancarkan melalui partikel cahaya (foton). Dari sinilah radiasi gelombang elektromagnetik tercipta.

Meski keberadaannya sangat banyak di sekitar kita, radiasi kerap dilihat dari sisi negatifnya saja. Radiasi dikenal karena ancamannya yang dinilai berbahaya dan mampu menimbulkan berbagai efek negatif seperti mutasi genetik. Narasi lainnya juga menyebutkan bahwa radiasi dapat menimbulkan efek destruktif seperti dalam studi kasus reaktor Fukushima dan Chernobyl, tetapi aslinya persepsi dan narasi tidak mampu menjustifikasikan semua pandangan negatif mengenai radiasi.

Pada dasarnya, radiasi merupakan gelombang terpancar atau dilepaskan berupa energi atau partikel tertentu oleh sebuah objek dan dapat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain. Namun, tidak semua gelombang radiasi memiliki intensitas yang serupa.

Berdasarkan tingkatan energinya, radiasi dapat dipetakan menjadi dua kategori; ionik (radiasi gamma, radiasi beta, sinar X, dan sinar alfa) dan non-ionik (cahaya tampak, gelombang mikro, dan gelombang radio), tergantung seberapa besar jumlah energi yang dibawa.

Tipe radiasi ionik cenderung lebih berbahaya karena energi yang dibawa dalam jumlah besar tidak dapat terurai dengan mudah dan dapat secara langsung menghantam atom dalam tubuh kita dan berpotensi merusak jaringan dan DNA (Deoxyribonucleic Acid) sel tubuh secara langsung. 

Kedua, tubuh kita juga berperan dalam mengkurasikan seberapa besar ketahanan kita terhadap radiasi. Energi yang dihantarkan radiasi tidak dapat musnah begitu saja, dan akan mengendap di tubuh secara perlahan. Akibatnya, efek samping seperti pusing, gangguan kualitas tidur dan rasa tidak nyaman lainnya pada sebagian orang dapat terjadi. Hadirnya zat antioksidan juga dinilai mampu mengatur jumlah radiasi eksesif yang memasuki tubuh kita. 

Memahami radiasi secara menyeluruh bukan sekadar pengetahuan umum, melainkan pondasi penting dalam dunia teknik elektro yang terus berkembang. Setiap perangkat elektronik yang dirancang, setiap sistem komunikasi yang dibangun, dan setiap infrastruktur nirkabel yang dikembangkan membawa tanggung jawab besar terhadap keselamatan penggunanya. 

Oleh karena itu, kajian mendalam mengenai safety study gelombang radiasi menjadi salah satu pilar utama yang tidak boleh diabaikan dalam praktik rekayasa elektro modern. Bagi kamu yang tertarik mendalami bagaimana para insinyur merancang sistem yang aman dari paparan gelombang elektromagnetik, atau bagaimana standar internasional seperti IEEE dan ICNIRP diterapkan dalam pengembangan teknologi, Program Studi Teknik Elektro Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) membuka pintu seluas-luasnya untuk mengeksplorasi bidang ini lebih jauh. 

Pada akhirnya, insinyur terbaik bukan hanya mereka yang mampu menciptakan teknologi canggih, tetapi juga mereka yang memastikan teknologi dan literasi mengenai radiasi dapat hadir secara faktual bagi masyarakat. 

Sumber Referensi: 

https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/apa-itu-bahaya-radiasi-dan-bagaimana-cara-mengatasinya/

https://www.ruangguru.com/blog/konsep-gelombang-elektromagnetik

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432

Kampus Cibubur Kranggan Raya

Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432