Shine Bright Like R.A. Kartini: Menjadi Pribadi Cerdas, Tangguh, Berani dan Bernurani di Society 5.0
Perkembangan waktu tentunya juga berperan dalam mengubah sudut pandang dalam serangkaian hal tertentu, baik dari segi konseptual maupun praktikal dalam kehidupan sehari-hari. Diantara hal-hal yang diberikan oleh perkembangan waktu ialah bagaimana kita mempersepsikan budaya, sosial, nilai (value) dan bahkan kesetaraan.
Mendekati salah satu hari bersejarah di Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 21 April, yakni Hari Kartini, tentunya kita tidak luput dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai topik seputar kesetaraan, terutama bagi kaum wanita.
Menurut berbagai catatan sejarah, rekam jejak perjuangan wanita sesungguhnya telah mengalami berbagai lika-liku. Pada masa Jahiliyah, era kolonialisme dan era Victorian pada abad ke-19, mayoritas kaum wanita mengalami keterbatasan dalam hal kesetaraan hak, khususnya dalam hal tidak diperbolehkan untuk bekerja, sampai dengan keterbatasan dalam mendapatkan pendidikan dan berilmu.
Seiring perkembangan waktu, berbagai pergerakan mulai muncul di berbagai negara untuk mendukung kesetaraan bagi kaum wanita. Wesleyan College yang didirikan di Georgia merupakan Universitas eksklusif pertama khusus bagi kaum wanita.
Pergerakan yang timbul di sisi barat dunia juga pada akhirnya mencapai wilayah timur, terutama di beberapa wilayah Asia, yang pada akhirnya mengubah tatanan balance of power dan kesetaraan bagi kaum wanita sekitar tahun 1960-1970.
Di Indonesia sendiri, perjuangan yang dipelopori oleh R.A. Kartini dengan mendirikan berbagai sekolah berhasil memelopori kaum wanita untuk berani mengambil tempat setara dengan kaum lelaki. Selain itu, semangat R.A. Kartini juga telah meninggalkan sebuah legacy yang masih mendorong kaum wanita untuk berjuang hingga saat ini.
Meskipun era kini mampu menjunjung tinggi derajat, memberikan kemudahan dan kesetaraan, tentunya berbagai tantangan pun masih menghantui kaum wanita. Dalam Era Society 5.0, nuansa ‘overachievement’ tentunya telah menjadi fokus saat ini. Kini kesuksesan kerap dikonotasikan dengan kesibukan dan materiil. Hal ini tentunya juga berdampak pada bagaimana masyarakat dibentuk dan rentan terbawa oleh ego dan overambition, baik demi diri sendiri maupun demi pemenuhan standar modernitas.
Selain itu, ancaman dari beberapa lingkaran sosial juga masih terjadi melalui narasi dan perlakuan diskriminatif untuk merendahkan dan menimbulkan ketidaksesuaian (discrepancy) terhadap kaum wanita.
Dari sejumlah kasus diskriminasi yang beredar, tentunya akan timbul tantangan dalam mewujudkan ekosistem yang setara sekaligus berpotensi menghambat terbangunnya kesetaraan, keamanan dalam ruang sosial beserta keharmonisan dan kepercayaan psikologis antargender.
Menuju penguatan visi Sustainable Development Goals (SDGs) dan Indonesia Emas 2045, peringatan Hari Kartini dengan tema “Kartini Masa Kini, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” mengingatkan kita bahwa Hari Kartini bukan hanya sebuah momentum sejarah, melainkan juga merupakan pengingat atas pentingnya kesetaraan baik dari segi narasi maupun praktikal untuk membangun ekosistem inklusif.
Setiap wanita pada hakikatnya merupakan representasi dari R.A. Kartini di era modern ini. Meskipun era Society 5.0 menghadapkan para Kartini masa kini pada berbagai tekanan dan kompleksitas, perlu diingat bahwa dalam jiwa yang berintegritas tidak hanya tertanam ketangguhan untuk terus berkarya, tetapi juga hati nurani. Hari Kartini menjadi pengingat akan pentingnya menciptakan ruang yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi kaum wanita.
Sumber Referensi:
Rahmadiyansyah, Y. (2022). Perempuan di masa kolonial membayangkan Indonesia.
A History of Women in Higher Education - BestColleges
(Sekar Ayu / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Menentramkan Diri Sejenak Demi Mencapai Pencerahan dan Kesucian, Makna Hari Raya Nyepi Bagi Umat Manusia
Read more
Tips dan Trik Penyusunan Penulisan Proposal Hibah: LRPM UNDIRA Melanjutkan Coaching Clinic Proposal Hibah DIKTI 2025
Read more
TABLE MANNER, GROOMING AND BEAUTY CLASS 2023 PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI
Read more
Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432