Menggerakan Emosi, Menggerakan Opini: Mahasiswa UNDIRA Kaji Pengaruh Komunikasi Verbal Konten Timothy Ronald
Komunikasi merupakan aspek utama yang membangun kehidupan manusia sehari-hari. Era modern dan digitalisasi telah mentransformasikan komunikasi dari waktu ke waktu. Transformasi tersebut terjadi dari berbagai sisi, mulai dari segi teknikal yang menawarkan platform memumpuni sampai dengan segi pengguna sebagai partisipan aktif yang mampu membangun ekosistem berkelanjutan antarpengguna.
Pertumbuhan stabil digitalisasi komunikasi lantas melahirkan sebuah kesempatan untuk terbangunnya jejaring public space dunia maya, media sosial. Kini media sosial bukan hanya sebuah ruang pertukaran informasi, melainkan juga ruang berkreasi.
Dalam ranah pembuatan konten saat ini, selain komunikasi yang informatif, implementasi intonasi, ekspresi dan gaya penyampaian yang tepat dan tegas kini menjadi form factor terbesar dalam visibilitas seorang kreator dalam media sosial, terutama dengan mayoritas konsumen demografi Gen Z yang mengutamakan keunikan dan ekspresi dalam sajian konten.
Dalam kajiannya, Littlejohn (2009) memaparkan bahwa media digital mampu menjadi gerbang komunikasi interpersonal terluas secara simultan, sehingga dapat dengan baik meraih atensi publik.
Di antara sejumlah konten yang beredar di media sosial, influencer-centric content berisikan opini dan motivasi figur ternama kini menempati metrik terbesar ekosistem media sosial.
Merujuk pada hal tersebut, riset salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) pada beberapa klip konten salah satu influencer kripto terbesar di Indonesia, Timothy Ronald, menunjukkan bahwa di samping memberikan informasi dan literasi publik terhadap topik tertentu, influencer-centriccontent mampu menggugah respons emosional sekaligus retensi para audiens.
Kizilhan (2015) menjelaskan bahwa komunikasi di era digital tidak sekadar berpusat pada hilirisasi informasi semata. Kini pembangunan makna dan relasi emosional merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan secara konsisten.
Mahasiswa berpendapat bahwa orientasi penggunaan bahasa gaul yang bersifat to-the-point dan ekspresif dengan sedikitnya nuansa formalitas dalam konten, Timothy Ronald, justru menjadi poin positif di kalangan Gen Z.
Menurut kajian komunikasi digital, tingkat keterlibatan audiens terhadap sebuah konten di media sosial berfokus pada influencer dapat menjadi indikator awal bagaimana sebuah pesan dapat memengaruhi respons emosional para audiens, yang juga dapat menggugah motivasi mereka untuk melakukan hal-hal tertentu (dalam studi kasus ini, yaitu meningkatkan inklusivitas dan budaya investasi kripto).
Melalui data yang didapatkan dan tervalidasi dengan bantuan software SPSS sekaligus dari 100 responden Gen Z, terdapat beberapa hal menarik. Pertama, terungkap bahwa pesan komunikasi dalam kajian konten Timothy Ronald yang dirasakan memiliki relasi kuat atau singkatnya ‘sangat relatable’ dapat mendorong kita untuk melakukan strategi serupa untuk mereplikasi ide yang ada dalam konten tersebut. Hal ini merupakan dasar dari Teori Respons Emosional (Emotional Response Theory) dan merupakan hal umum untuk memenuhi salah satu dari tiga spektrum kita: kenyamanan (pleasure), kebangkitan diri (arousal), dan penguasaan (dominance).
Kedua, penelitian ini menegaskan kembali bahwa pemenuhan diri dalam konsumsi media berakar dari peran aktif audiens dalam memilih dan memanfaatkan media untuk mencapai tujuan personal mereka. Sebagai contoh, individu yang ingin mempelajari pemrograman akan secara aktif mencari sumber informasi yang relevan.
Hal ini juga turut membentuk kepribadian setiap individu agar selaras dengan nuansa atau “vibes” tertentu yang ditampilkan dalam konten, seiring dengan persona yang dibangun oleh kreator konten tersebut.
Penelitian mahasiswa ini menunjukkan bahwa gaya komunikasi memiliki kontribusi sebesar 82,2% dalam membangun koneksi emosional audiens, pemahaman audiens, beserta keinginan untuk mencari tahu lebih banyak tentang sebuah topik tertentu yang dikemas dalam sebuah konten, terutama melalui para influencer.
Sumber Referensi:
Pernando, M. 2026. PENGARUH KOMUNIKASI VERBAL TIMOTHY RONALD DALAM KONTEN CLIPPER TIKTOK TERHADAP EMOSI POSITIF GEN Z. Ilmu Komunikasi. Universitas Dian Nusantara
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432