html hit counter Belajar Jaringan Jadi Lebih Simpel dan Efisien, Yuk Kenalan dengan Cisco Packet Tracer - Universitas Dian Nusantara

Belajar Jaringan Jadi Lebih Simpel dan Efisien, Yuk Kenalan dengan Cisco Packet Tracer

Dilihat : 21
30 Oktober 2026

Bagi kawan UNDIRA yang ingin mendalami jaringan komputer, mungkin kalian sempat merasa riweh dengan banyaknya konsep yang harus diingat, apalagi saat harus dipraktikkan langsung. Membangun jaringan sungguhan tidaklah murah, dan perangkatnya pun terbatas. Untungnya, ada Cisco Packet Tracer yang bisa membantu proses belajar kalian tanpa perlu ribet. Penasaran? Yuk, kita kenalan dengan software ini.

Cisco Packet Tracer pada dasarnya adalah software simulasi jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Aplikasi ini bisa diunduh gratis melalui laman resmi Cisco Networking Academy (NetAcad), cukup dengan mendaftar akun terlebih dahulu. Dengan Packet Tracer, kalian bisa belajar merancang topologi jaringan, mengonfigurasi perangkat, hingga menerapkan dasar-dasar network security melalui simulasi visual, tanpa memerlukan perangkat fisik.

Pertama, untuk mengenal Cisco Packet Tracer, kita kulik dulu fitur mendasar yang dimilikinya. Di bagian atas terdapat toolbar utama dengan fungsi dasar seperti pada software lainnya, misalnya New, Open, Save, dan Print. Di sisi kanan layar ada Common Tools Bar yang berisi alat seperti Select, Inspect, Delete, hingga Add Simple PDU.

PDU (Protocol Data Unit) adalah paket data uji yang bisa kalian kirim dari satu perangkat ke perangkat lain untuk mengecek apakah koneksinya sudah berjalan. Selain itu, ada juga fitur seperti IOS Command Log untuk melihat riwayat perintah yang telah dijalankan pada perangkat. Selanjutnya, Device Menu terletak di kiri bawah layar dan berisi berbagai komponen untuk merancang topologi jaringan. Menu ini terdiri dari kategori utama, yaitu Network Devices, End Devices, Components, Connections, Miscellaneous, dan Multiuser.

1

Setiap kategori punya subkategori. Misalnya, Network Devices berisi router, switch, hub, perangkat wireless, dan security devices, sedangkan End Devices mencakup PC, laptop, server, hingga perangkat IoT. Untuk menggunakannya, cukup drag and drop perangkat yang dibutuhkan ke workspace. Workspace adalah kanvas tempat kalian membangun jaringan, dan di sinilah sebagian besar waktu belajar kalian akan dihabiskan. Ada dua jenis tampilan, yaitu Logical dan Physical Workspace.

Logical Workspace memberi kalian kebebasan merancang topologi tanpa memikirkan skala fisik atau penataan ruang. Ibaratnya, kalian diberikan kanvas melukis yang bebas dan tidak ada restriksi. Sementara itu, Physical Workspace sedikit lebih menuntut perancangan simulasi yang lebih ketat, untuk menampilkan simulasi yang lebih realistis, lengkap dengan peta kota, gedung, ruangan, hingga rak perangkat. Di sini, jarak fisik ikut diperhitungkan. Misalnya, kabel UTP punya batas panjang 100 meter. Jika jarak antarperangkat lebih dari itu, koneksi tidak akan terbentuk.

Terakhir, Packet Tracer juga punya dua mode kerja. Realtime Mode menjalankan jaringan seperti kondisi nyata. Simulation Mode memungkinkan kalian melihat perjalanan setiap paket data langkah demi langkah, lengkap dengan protokol yang digunakan. Mode ini sangat membantu untuk memahami cara kerja jaringan sekaligus mencari sumber masalah.

1

Setelah jaringan selesai dirancang, kalian bisa mengonfigurasi setiap perangkat. Caranya, cukup klik perangkat yang dituju, lalu akan muncul jendela pengaturan dengan beberapa tab. Tab Physical digunakan untuk memasang modul, Config untuk pengaturan dasar seperti IP address, Desktop untuk aplikasi seperti Command Prompt, dan Programming untuk membuat skrip. Pada router dan switch, tersedia juga tab CLI untuk mengetik perintah Cisco IOS.

1

Cisco Packet Tracer memang membuat belajar jaringan lebih interaktif tanpa pusing soal biaya dan keterbatasan perangkat. Meski begitu, Packet Tracer tetaplah simulasi yang berjalan dalam kondisi serba ideal. Ada beberapa keterampilan yang tetap perlu kalian pelajari langsung, seperti crimping kabel UTP, menguji koneksi dengan LAN tester, mengakses perangkat melalui console cable, hingga troubleshooting masalah fisik seperti kabel rusak, port bermasalah, atau interferensi sinyal.

Tertarik membangun fondasi yang kuat di bidang jaringan komputer dan teknologi informasi? Yuk, mulai perjalanan kalian melalui konsentrasi Network Engineering di Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nusantara! Bersama UNDIRA, kalian bisa mengeksplorasi dunia teknologi dari teori hingga praktik dan siap menjadi profesional IT masa depan.

Sumber Referensi:

Cisco Networking Academy. Cisco Packet Tracer. netacad.com/cisco-packet-tracer.

Sekawan Media. Mengenal Cisco Packet Tracer sebagai Alat Simulasi Jaringan. sekawanmedia.co.id/blog/cisco-packet-tracer.

CertBros. Cisco Packet Tracer – Everything You Need to Know. YouTube. youtube.com/watch?v=qZB_biPOBwA.

Network Kings. Cisco Packet Tracer: A Detailed Guide. nwkings.com/what-is-a-cisco-packet-tracer.

(Ibu Bias Yulisa Geni - Danang Respati Wicaksono / UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Kranggan

Jln. Raya Kranggan, No.6,

Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432