Membentuk Karakter Adaptif: Pendekatan Dinamis dalam Pembelajaran Manajemen

11 Mei 2024
Oleh : Andhika Dhixz

Studi Manajemen adalah bidang pembelajaran yang berfokus pada pemahaman, pengembangan, dan penerapan praktik-praktik yang efektif dalam mengelola sumber daya, baik itu manusia, keuangan, teknologi, atau materi, dalam konteks organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk membekali seseorang dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang efektif di berbagai jenis organisasi, baik itu bisnis, pemerintahan, nirlaba, atau sektor publik lainnya.

Ranah Manajemen mencakup berbagai macam topik, seperti manajemen strategis, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, operasi, dan kepemimpinan. Seseorang akan belajar tentang teori-teori manajemen yang mendasari praktik-praktik terbaik dalam mengelola organisasi serta mengembangkan keterampilan praktis dalam berbagai area seperti analisis data, pengambilan keputusan, komunikasi, dan kolaborasi tim. Manajemen ini juga mempertimbangkan isu-isu etis, sosial, dan lingkungan yang berkaitan dengan praktik manajemen saat ini. Dengan demikian, pengaplikasian studi manajemen bertujuan untuk menciptakan individu yang siap secara profesional untuk menghadapi tantangan kompleks dalam dunia bisnis dan organisasi modern. 

Keterampilan manajemen sangat dibutuhkan dalam dunia kerja dan kemasyarakatan karena beberapa alasan utama:

  1. Efisiensi Sumber Daya: Keterampilan manajemen membantu dalam mengelola sumber daya, baik itu waktu, uang, atau tenaga kerja, dengan cara yang paling efisien dan efektif. Hal ini membantu organisasi atau proyek mencapai tujuan mereka dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal.

  2. Pemecahan Masalah: Manajer sering dihadapkan pada berbagai masalah yang kompleks. Keterampilan manajemen memungkinkan mereka untuk menganalisis masalah dengan cermat, mengidentifikasi solusi yang mungkin, dan mengimplementasikan langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

  1. Komunikasi dan Negosiasi: Manajer harus mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif, baik dengan anggota tim, rekan kerja, atau pemangku kepentingan lainnya. Keterampilan manajemen mencakup kemampuan untuk bernegosiasi, memediasi konflik, dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

Secara keseluruhan, keterampilan manajemen tidak hanya diperlukan di tempat kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Mereka membantu individu untuk menjadi pemimpin yang efektif, pengambil keputusan yang bijaksana, dan kontributor yang berarti dalam mencapai tujuan bersama.

Dalam pembelajaran Ilmu Manajemen,  terdapat beberapa skill utama yang digunakan dalam pengimplementasian skill dasar manajerial yakni; leadership, communication, public relation dan accounting. Dari ke-empat hal tersebut terdapat beberapa sub divisi yang berfungsi dalam penerapan ilmu manajemen. Beberapa contohnya adalah;

  1. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah cabang dari manajemen yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan aktivitas pemasaran suatu organisasi untuk mencapai tujuan bisnisnya. Fokus utama dari ranah ilmu ini adalah untuk memahami perilaku konsumen, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, dan mempromosikan produk atau layanan kepada target pasar yang relevan. Selain itu manejemen pemasaran berfungsi sebagai ujung tombak berjalannya perusahaan, sebagai contohnya ialah pekerjaan Bancassurance Officer yang berfungsi sebagai tenaga marketing sales asuransi (sales force) sebuah bank yang menyuplai separuh income perusahaan.

  1. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah cabang dari manajemen yang berkaitan dengan pengelolaan aspek manusia dalam suatu organisasi. Fokus utama ranah ilmu ini adalah pada pengelolaan tenaga kerja untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien.  Sumber Daya Manusia khalayaknya adalah tenaga yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan atau civitas tertentu. Adanya sektor Manajemen Sumber Daya Manusia membuat penyaringan pegawai yang lebih kompeten dapat berlangsung dengan baik. Memberikan pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan mereka. Ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu dan tim serta mempersiapkan karyawan untuk tugas-tugas yang lebih tinggi dalam organisasi.

  1. Manajemen Operasional

Manajemen operasional adalah cabang dari manajemen yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian proses operasional suatu organisasi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam produksi barang atau penyediaan layanan. Adanya satuan operasional memungkinkan terjaganya roda perputaran stok sebuah perusahaan dan penindaklanjutan proses produksi untuk memastikan bahwa operasi berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang ditetapkan. Ini melibatkan pengawasan langsung terhadap produksi, pemantauan kualitas produk atau layanan, serta pengendalian biaya produksi dan waktu. Selain berhubungan dengan hal teknikalitas, Manajemen Operasional juga berfungsi sebagai penjaga tercapainya Satuan Operasional Perusahaan (SOP).

  1. Manajemen Keuangan 

Divisi Manajemen Keuangan adalah bagian dari sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan semua aspek keuangan perusahaan. Fokus utama divisi ini adalah memastikan kesehatan keuangan dan keberlanjutan perusahaan dengan mengelola aspek seperti perencanaan keuangan, pengumpulan dan penggunaan dana, pengendalian biaya, analisis investasi, serta pelaporan keuangan. Manajemen Keuangan juga berfungsi sebagai salah satu tombak perusahaan dalam mengatur  input dan output dana perjalanan dinas pegawai, hal ini dilakukan agar tidak ada terjadinya penyalahgunaan dana dalam dinas pegawai.

Di dalam divisi manajemen keuangan, terdapat beberapa fungsi utama seperti manajemen risiko keuangan, pengelolaan kas dan likuiditas, pengelolaan investasi, serta analisis dan pelaporan keuangan. Selain itu, divisi ini juga berperan dalam menyediakan informasi keuangan yang akurat dan tepat waktu kepada manajemen tingkat atas untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

Dalam kesimpulan, ilmu manajemen membawa dampak yang signifikan dalam dunia bisnis dan organisasi, memainkan peran penting dalam mengelola sumber daya manusia, keuangan, dan operasional untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Melalui pendekatan yang efektif dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, manajemen memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, mengoptimalkan kinerja, dan meningkatkan daya saing. Selain itu, manajemen juga mencakup aspek kepemimpinan, inovasi, dan tanggung jawab sosial perusahaan, yang semuanya berkontribusi pada kesuksesan jangka panjang dan keberlanjutan organisasi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip manajemen dan penerapannya yang bijaksana menjadi kunci bagi para pemimpin dan praktisi untuk mencapai prestasi yang luar biasa dalam era bisnis yang terus berkembang ini.

(Sekar Ayu Putri / HUMAS UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

[email protected]

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial

www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432