Memahami Peran dan Kegunaan Data Centre, Lebih Dari Sekadar Glorifikasi Belaka?
Di era digital, generasi data-driven dengan pemfokusan berkelanjutan terhadap pengembangan Kecerdasan Buatan (AI), hampir semua aktivitas yang kita lakukan sangat berkaitan dan terintegrasi dengan satu elemen, yakni data. Dalam hal ini, data mendukung keseluruhan hidup manusia, mulai dari pendistribusian informasi sampai dengan dasar inovasi pengembangan perangkat pintar.
Kendati demikian, arus data besar atau big data yang saat ini semakin membesar, kini data center atau pusat data kian dilirik dunia teknologi dan informasi. Namun, apa sebenarnya data center dan apakah ia hanya sekadar glorifikasi belaka dalam dunia IT? Yuk kita bahas bersama, kawan UNDIRA.
Sebagai raksasa pengelolaan big data, pengembangan data center kini tidak hanya dilihat sebagai bentuk glorifikasi belaka, melainkan sebagai langkah strategis bagi berbagai perusahaan. Data center pada dasarnya merupakan fasilitas yang dikembangkan untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data serta sistem komputer berskala besar yang tidak dapat dilakukan oleh perangkat konvensional maupun perangkat genggam (handheld device).
Dengan pengguna internet yang per April 2026 telah mencapai sebanyak 6,12 miliar pengguna, atau setara dengan 73,8% penduduk dunia, sekaligus fenomena AI Bubble atau gelembung AI yang semakin membesar, maka tidak mengherankan bahwa kebutuhan data center kian dilirik berbagai perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Google, Telkom, Indosat, beberapa pengelola hosting server, dll.
Fasilitas fisik data center sendiri terdriri dari sebuah ruangan yang dilengkapi dengan infrastruktur jaringan seperti router, switch, beserta pengamanan external dan internal untuk mencegah adanya data breach atau zero day attack, server yang mengatur kinerja pemrosesan data, generator atau pembangkit daya serupa seperti UPS (Uninteruptable Power Supply) guna memberikan daya tersalurkan secara efektif tanpa adanya interupsi yang mengganggu kinerja data center, dan tentunya yang paling penting sistem pendingin karena data center bekerja selama 24 jam penuh non-stop maka diperlukan sistem pendingin agar server tidak mengalami overheat.
Meskipun terlihat complicated atau rumit, pada dasarnya kawan UNDIRA juga dapat membangun data center skala kecil dengan catatan kawan UNDIRA memiliki beberapa perangkat yang dapat dimodifikasi menjadi seri-seri server, beserta sistem sirkulasi suhu yang memadai.
Meskipun pembangunan data center dinilai sangatlah profitable bagi mayoritas perusahaan, membangun atau memilih data center bukan perkara asal pasang server dan colok listrik. Ada banyak variabel yang perlu dipertimbangkan matang-matang agar investasi ini benar-benar efektif dan tahan lama. Berikut beberapa tipsnya:
-
Perhatikan lokasi geografis. Pilih lokasi yang minim risiko bencana alam (gempa, banjir, longsor), memiliki iklim yang mendukung efisiensi pendinginan, serta jauh dari gangguan elektromagnetik. Kedekatan dengan sumber daya listrik yang stabil juga jadi pertimbangan penting.
-
Pastikan konektivitas jaringan yang mumpuni. Idealnya, data center berada dekat dengan internet exchange point dan dilayani oleh banyak penyedia jaringan (multi-carrier), sehingga latensi rendah dan risiko downtime akibat gangguan satu provider bisa diminimalkan.
-
Pastikan skalabilitas ke depan. Kebutuhan data cenderung terus bertambah. Data center yang baik dirancang agar mudah diperluas kapasitasnya tanpa harus membangun ulang dari nol.
Melihat seluruh perannya, mulai dari menopang layanan digital sehari-hari, menjadi fondasi pengembangan AI, hingga memungkinkan bisnis kecil sekalipun mengakses infrastruktur kelas dunia, jelas bahwa data center bukan sekadar glorifikasi belaka. Keberadaannya merupakan kebutuhan nyata di era digital, baik dalam skala makro maupun skala mikro, sekaligus tantangan nyata yang menuntut perencanaan matang agar tidak berbenturan dengan kepentingan lingkungan dan masyarakat lokal.
Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nusantara menghadirkan peminatan Jaringan (Network Enterprise) yang dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi merancang, membangun, mengamankan, hingga mengelola infrastruktur jaringan dan server, mulai dari skala kecil sampai skala enterprise.
Yuk, jangan cuma jadi penikmat teknologi, saatnya kawan UNDIRA ikut membangun dan mengamankan infrastruktur di baliknya. Cari tahu lebih lanjut seputar peminatan Jaringan di Program Studi Teknik Informatika UNDIRA melalui undira.ac.id, dan mulai langkah pertamamu menuju karier di dunia network dan infrastruktur digital!
Sumber Referensi:
Apa Itu Data Center? Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya [Diperbarui 2026]
Apa Itu Data Center Telkom? Fasilitas Penyimpanan Data Bisnis
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Momentum Perusahaan Untuk Go Public: Yuk Kenal Apa Itu IPO dan Bagaimana Mekanisme Penerbitannya
Read more
Mantapkan Langkah Menuju Keunggulan: UNDIRA Tekankan Peningkatan Mutu di Rakor Dosen Tahun Akademik 2025/2026
Read more
Idul Fitri Telah Usai: Menempuh Arus Balik Untuk Memulai Aktifitas dengan Penuh Semangat
Read more
Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432
Kampus Cibubur Kranggan Raya
Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432