html hit counter Bangun Tata Kelola Unggul, Undira Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Prosedur Berbasis Risiko - Universitas Dian Nusantara

Bangun Tata Kelola Unggul, Undira Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Prosedur Berbasis Risiko

Dilihat : 11
30 April 2026

Jakarta, 30 April 2026 - Dalam rangka meningkatkan mutu dan keselarasan kinerja civitas akademik, Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal Melalui Penyusunan Dokumen Prosedur Kerja pada 29 Mei 2026, di Aula Kampus Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis universitas dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai amanat Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025, sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun fondasi struktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola organisasi yang efektif, terintegrasi, serta profesional. 

Melalui workshop ini, Undira menegaskan komitmennya untuk membangun budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar, tetapi juga pada keberlanjutan peningkatan kualitas layanan di seluruh unit kerja.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Universitas Dian Nusantara, Bapak Dwi Sapto Febriantaka, M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya dokumen prosedur kerja sebagai instrumen utama dalam mendukung efektivitas tata kelola organisasi.

Karena memang prosedur kerja itu adalah urat nadi bagi tata kelola universitas, dengan adanya dokumen tersebut kita harapkan semua pekerjaan bisa dilaksanakan dengan alur yang jelas, tertib, terdokumentasi dan akuntabel.” ujar Bapak Dwi Sapto Febriantaka.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang nyata, guna membantu mengakselerasi implementasi SPMI.

Luaran dari kegiatan hari ini adalah sebuah prosedur dari masing-masing bagian atau biro agar dapat membantu mengakselerasi implementasi dari sistem penjaminan mutu internal kita,” ujarnya.

1

Lebih lanjut lagi, dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan bahwa mutu perguruan tinggi bukan hanya tugas satu pihak, melainkan menjadi tugas bersama.

Mutu bukan hanya tugas Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) semata, tapi juga setiap pekerja, setiap bagian dan setiap civitas akademika undira itu mempunyai tanggung jawab kolektif” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, workshop ini menghadirkan sesi penguatan pemahaman mengenai kebijakan SPMI, standarisasi format dokumen prosedur kerja, teknik penyusunan prosedur yang efektif, serta praktik langsung penyusunan dokumen berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing unit kerja. 

Pendekatan ini dirancang agar setiap peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghasilkan rancangan dokumen prosedur kerja yang aplikatif dan sesuai kebutuhan unit masing-masing.

Untuk memperkuat substansi kegiatan tersebut, workshop ini menghadirkan narasumber, Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.T., selaku Fasilitator Nasional Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, yang memberikan penguatan konseptual dan teknis terkait penyusunan Prosedur dalam kerangka SPMI perguruan tinggi. 

Dalam paparannya, Dr. Desiana juga menekankan bahwa penyusunan Prosedur bukan sekadar menghasilkan dokumen administratif, melainkan membangun sistem kerja yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari budaya mutu institusi. 

1

Prosedur yang kita buat bukanlah sekadar pemenuhan dokumen administratif penambah beban kerja. Lebih dari itu, prosedur adalah urat nadi dari sebuah sistem kerja yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan untuk mewujudkan budaya mutu yang sesungguhnya di institusi kita,” ujar ibu Desiana Vidayanti

Workshop dikemas melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik penyusunan dokumen prosedur kerja berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing unit. 

Pendekatan aplikatif ini memungkinkan setiap peserta menyusun rancangan awal dokumen prosedur kerja yang selaras dengan kebutuhan operasional unit sekaligus mendukung tata kelola universitas yang lebih efektif.

Kemudian kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ibu Sri Hesti, M.I.Kom. dalam paparan penutupnya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan workshop semata, melainkan akan ditindaklanjuti melalui tahapan pendampingan, review, dan finalisasi dokumen prosedur kerja di seluruh unit kerja universitas. 

Tindak lanjut tersebut dirancang sebagai langkah strategis agar hasil workshop benar-benar terimplementasi secara nyata dalam sistem tata kelola kelembagaan, bukan sekadar menjadi dokumen formalitas administratif semata.

1

Penyelenggaran workshop ini turut mempertegas komitmen Universitas Dian Nusantara dalam membentuk budaya mutu pada seluruh unit kerja melalui keseragaman standar dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, demi mendukung pencapaian tujuan strategis universitas.

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432

Kampus Cibubur Kranggan Raya

Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432