Perkuat Pendidikan di Era Digital, FTI UNDIRA Bekali Dosen Pembelajaran Daring Melalui Workshop Pedagogi
Jakarta, 19 Februari 2026 - Transformasi teknologi kini telah memberikan berbagai manfaat besar. Salah satunya yang kini meraih manfaat terbesar ialah sektor pendidikan, di mana keberadaan teknologi memungkinkan sistematika pembelajaran mahasiswa yang semakin interaktif.
Dalam rangka meningkatkan metode pembelajaran yang ada saat ini sekaligus beradaptasi dengan integrasi teknologi informasi dalam dunia pendidikan saat ini, Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Dian Nusantara (FTI UNDIRA) turut melaksanakan Workshop Pedagogi Online Learning: Menuju Pendidikan Berdampak melalui Pembelajaran Daring yang bertempat di Kampus Tanjung Duren UNDIRA, Jakarta Barat pada hari Sabtu, 14 Februari 2026.
Workshop yang sekaligus merupakan revitalisasi metode pendidikan tersebut turut disambut dengan penuh antusiasme oleh 70 dosen FTI yang hadir secara luring maupun daring. Adapula hadir secara langsung sebagai narasumber workshop kali ini, Prof. Dr. Paulina Pannen, M.L.S., selaku Co-founder Indonesia Cyber Education Institute, dan Guru Besar Universitas Terbuka, beliau juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Akademik di Kemenristekdikti, serta merupakan salah satu tokoh pengembang konsep pendidikan jarak jauh dalam era digitalisasi pendidikan di Indonesia demi memajukan sistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Bapak Magito, S.E., M.M., selaku Direktur Akademik UNDIRA, menyampaikan bahwa Workshop bertema “Menuju Pendidikan Berdampak dengan Pembelajaran Daring” ini sangat menekankan pentingnya pemahaman terhadap teknik dan pola belajar-mengajar terkini sebagai kunci keberhasilan transformasi pendidikan.
“Dengan adanya transformasi dunia pendidikan dalam era digitalisasi ini, kita harus bisa menempatkan diri baik sebagai pendidik maupun mahasiswa. Diharapkan melalui segmen pedagogi ini, kita dapat menemukan titik tengah yang mampu menghidupkan proses belajar mengajar yang akhirnya mampu dengan baik mentransfer ilmu yang telah dikuasai dengan baik.” ujar beliau
Wakil Rektor I UNDIRA, Bapak Ir. Margono Sugeng, M.Sc., menjelaskan bahwa transformasi pembelajaran di Perguruan Tinggi merupakan mandat kebijakan nasional sekaligus tuntutan global. Beliau melanjutkan bahwa kini pembelajaran daring tidak lagi diposisikan sebagai alternatif, melainkan merupakan bagian integral dari sistem pembelajaran di Perguruan Tinggi.
“Implementasi pembelajaran daring harus memenuhi prinsip mutu akademik, ketercapaian capaian pembelajaran lulusan, serta relevansi dengan kebutuhan dunia kerja dan pemangku kepentingan. Pengembangan pembelajaran daring yang baik tentunya juga akan berdampak memasuki periode assesment akreditasi dikemudian hari.” ujar beliau
“Maka dari itu, metode pembelajaran daring harus dirancang secara aktif, kolaboratif dan terpusat pada mahasiswa. Assessment juga diharapkan dapat dilakukan secara autentik dan transparan dimana seluruh pembelajaran dapat terdokumentasi dalam sistem akademik.” lanjut beliau
Bapak Margono Sugeng menegaskan bahwa workshop kali ini bukan hanya sekadar kegiatan pengembangan diri, tetapi juga merupakan bagian dari penguatan kebijakan akademik di UNDIRA, terutama dalam rangka menstandarisasi mutu pembelajaran daring untuk seluruh program studi.
Prof. Dr. Paulina Pannen, M.L.S., menekankan bahwa untuk mencapai pembelajaran yang efektif, langkah pertama yang krusial adalah memetakan keselarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Proses pemetaan ini, menurut beliau, harus diawali dengan pemahaman mendalam terhadap karakteristik mahasiswa sebagai target utama.
Lebih lanjut, beliau menyoroti bahwa adaptabilitas dalam metode pengajaran merupakan strategi kunci bagi para pendidik di era digital saat ini, khususnya untuk menjaga keseimbangan retensi pemahaman mahasiswa. Maka dari itu beliau menilai bahwa seorang pengajar perlu merancang pengalaman belajar secara interaktif agar dapat menciptakan makna dan mengkreasikan pengetahuan berdasarkan prinsip-prinsip belajar e-learning dengan berprinsip pada penggunaan modul bervariasi melalui multi channel learning.
Sesi pedagogi diakhiri dengan evaluasi dan presentasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan modul pembelajaran daring oleh Prof. Dr. Paulina Pannen, M.L.S. Sementara itu, Kaprodi Teknik Informatika, Ibu Anita Ratnasari, M.T., dan dosen Teknik Informatika, Bapak Muhammad Patria, S.T., MMSI, menilai inisiatif yang tercermin dari pengembangan LMS Pembelajaran Daring Kolaboratif sebagai langkah strategis untuk mendukung proses belajar yang lebih optimal.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret FTI Universitas Dian Nusantara dalam menjawab tantangan pendidikan di era digitalisasi. Pedagogi yang telah terlaksana dengan baik kali ini menegaskan kembali komitmen UNDIRA untuk terus mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di kancah global melalui sistem pembelajaran daring yang berkualitas dan berstandar.

Recap Keberlangsungan Acara Pedagogy:
UNDIRA Official Instagram - "Menuju Pendidikan Berdampak Melalui Pembelajaran Daring"
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432