html hit counter Mahasiswa UNDIRA Salurkan Donasi #UNDIRAPEDULI Bencana Sumatra - Universitas Dian Nusantara

Mahasiswa UNDIRA Salurkan Donasi #UNDIRAPEDULI Bencana Sumatra

Dilihat : 30
03 Februari 2026

Jakarta, 03 Februari 2026 - Pada tanggal 25 November 2025 lalu kita menyaksikan sebuah fenomena bencana alam yang melanda sejumlah kawasan di Sumatra, terutama di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Banjir bandang yang membawa berbagai material kayu turut merusak ratusan ribu rumah warga dan fasilitas umum. 

Tidak hanya membawa kerugian material, menurut keterangan data BNPB pada 03 Februari 2026, tercatat ada sekitar 1.204 korban jiwa, 140 orang dinyatakan hilang dan sekitar 91.000 jumlah total pengungsi dari sepuluh Kabupaten. 

Menanggapi dampak bencana yang telah menimpa saudara kita di Sumatra, mahasiswa Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tergerak untuk melakukan inisiasi pelaksanaan penggalangan dana donasi #UNDIRAPEDULI Bencana Alam Sumatra, dan dari seluruh dana donasi yang terkumpul telah disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat, pada 30 Januari 2026. 

Bantuan tersebut telah diserahkan oleh sdr. Muhammad Gilang Syaban selaku perwakilan BEM UNDIRA, didampingi bapak Anton Kurniawan, S.P., MM, selaku Kepala Biro Kemahasiswaan UNDIRA, ibu Sekar Ayu Putri Santoso, selaku representatif Biro Humas dan Publikasi UNDIRA, dan diterima secara simbolis oleh representatif PMI Jakarta Barat, bapak Ujang Sungkawa, S.Km, M.Si. selaku Sekretaris PMI Jakarta Barat dan ibu Febriana selaku Staf PDS PMI Jakarta Barat di Kampus UNDIRA Tanjung Duren pada hari Senin, 2 Februari 2026 lalu. 

1

PMI Jakarta Barat turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kepercayaan kepada mahasiswa UNDIRA dalam membantu saudara kita di wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan aksi kemanusiaan dalam pemulihan lokasi dan masyarakat terdampak di Sumatra. 

Faktanya menurut riset geofisika BNPB Aceh, sekitar 65% wilayah atau 12 hingga 18 Kabupaten mengalami krisis air bersih dikarenakan adanya kerusakan jalur PDAM pasca banjir yang disertai lumpur dan material lainnya seperti kayu dan bebatuan. 

Meski usaha yang telah dikerahkan dari pemda setempat sekaligus TNI/Polri dalam membangun ulang sumber air bersih, tercatat hanya terdapat 69 titik sumur bor yang siap beroperasi dari perencanaan awal yakni 121 titik. Perihal ini juga disampaikan bapak Ujang Sungkawa bahwa kebutuhan air bersih merupakan prioritas saat ini bagi warga Sumatra. 

Banjir dan lumpur dari pasca banjir turut mempersulit akses air bersih bagi masyarakat Sumatra saat ini. Maka dari itu PMI Jakarta Barat kini memfokuskan pembangunan beberapa fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan air bersih di beberapa titik wilayah Aceh terdampak berupa pembangunan sumur bor dan MCK. Kami turut mengapresiasi donasi kemanusiaan UNDIRA, serta dukungan program kemanusiaan ini.” ujar beliau 

Diharapkan aksi kemanusiaan ini akan manfaat bagi saudara kita di Aceh, untuk memulihkan luka atas bencana yang telah terjadi, sekaligus menjadi simbol berkelanjutan bahwa Universitas bukan hanya mencetak generasi berilmu, namun juga berkarakter, penuh rasa kemanusiaan dan kepedulian kepada sesama. 

Sumber Data Bencana:

Dashboard BNPB Sumatra - Per tanggal 3 Februari 2026 

65% Wilayah Aceh Masih Krisis Air Bersih, Pemerintah Bangun Ratusan Sumur Bor -  Katadata

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432