Cerita Adalah Sejarah, Masa Kini Adalah Hadiah dan Masa Depan Adalah Misteri
Waktu merupakan suatu konsep yang meskipun bersifat konstan, namun memberikan kesan beragam diantara berbagai individu. Ada sebagian orang yang menganggap waktu adalah hal yang berharga dan setiap detik dapat menentukan masa depan, serta ada pula yang memilih untuk hanya fokus pada momen yang sedang berlangsung atau dalam kata lain “Carpe Diem”.
Namun, melihat kembali kisah yang berjalan selama tahun 2025, banyak dari kita yang telah melalui berbagai rintangan di satu aspek kehidupan atau lainnya, baik besar maupun kecil.
Sebagaimana yang kita semua pahami, 2025 tentunya bukanlah sebuah tahun yang menawarkan perjalanan mulus, terlebih pada penghujung tahunnya. Bumi Indonesia dilanda berbagai bencana alam, mulai dari Erupsi, Banjir Bandang di beberapa daerah, sekaligus adanya penurunan permukaan tanah. Selebihnya dengan kondisi geopolitik dan penerapan kebijakan baik global maupun dalam negeri, turut berdampak pada laju pertumbuhan dan emansipasi masyarakat menuju masa depan. Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah untuk kita semua.
Mengacu pada perubahan yang secara konstan tidak hanya membentuk alam, namun juga pribadi kita masing-masing, tentunya kita akan melakukan segala hal untuk memastikan tiada waktu yang terbuang atau terbawa nuansa negatif.
Pada dasarnya kita dibentuk dengan insting beradaptasi, yang artinya juga melibatkan keinginan untuk bertahan hidup. Namun sama halnya dengan berbagai hal pada umumnya yang dilakukan secara berlebihan atau didasari oleh obsesi untuk meraih hal “optimal”, obsesi justru dapat memakan balik kita - lantas membuat kerugian waktu tetap berada meskipun kita melakukan segala cara untuk memastikan masa depan yang cerah, dengan bayaran kita tidak pernah ada pada masa yang sedang berjalan.
Meskipun kita selalu memiliki visi untuk menemukan hidup yang lebih baik di kemudian hari, hal tersebut sudah selayaknya tidak memakan identitas, jati diri, serta bagaimana kita menyikapi momen yang sedang berjalan.
Melalui salah satu karya tulis “Takut Kehilangan” dengan pembahasan mengenai waktu, kita turut disuguhkan dengan tokoh Heraclitus dan salah satu filosofinya bertajuk “Panta Rhei”, yang singkatnya mengaitkan bagaimana kita membiarkan waktu mengalir sebagaimana mestinya tanpa melawan terlalu keras atau mengobsesikan visi ideal kita untuk kemudian hari - baik untuk kita sendiri maupun orang sekitar kita.
Dalam karya tulis “Takut Kehilangan”, diibaratkan juga bahwasannya hidup merupakan sebuah sungai dengan cabang yang mengalir ke berbagai hilir berbeda serta dengan aliran air yang selalu berubah setiap detiknya.
“Tidak ada orang yang pernah melangkah di sungai yang sama dua kali, karena sungai itu berbeda dan orangnya pun bukan lagi yang sama”. Meskipun kita dibayangi dengan pengalaman buruk baik dari alam maupun cerita orang lain yang melintasi hidup pada tahun 2025 ini, sudah seharusnya kita tidak membiarkan pengalaman lalu mendikte bagaimana kita bergerak.
Keikhlasan sebagai salah satu pesan dari “Panta Rhei” perlu ditanamkan tidak hanya dalam melepas berbagai cerita yang singgah dalam kehidupan pribadi, namun juga menerima cerita tersebut sebagai pelajaran untuk berdamai dengan diri dan situasi. Pengalaman bukanlah sebuah siksaan maupun ancaman. Apapun yang berjalan pada masa kini ialah hadiah, yang dengan bergeraknya waktu dan diimbangi dengan keikhlasan akan menjadi hadiah di masa mendatang.
Bersama kita bentuk tahun 2026 yang lebih baik, meskipun sedikit dan perlahan, dengan kepercayaan bahwa setiap arus air yang kita arungi tidaklah sama. Kehidupan adalah arus yang konstan dan kitalah yang mampu mengendalikan perahu kecil sebaik mungkin dengan ketenangan menuju hilir tujuan.
Selamat Tahun Baru 2026 para mahasiswa UNDIRA dan untuk kita semua!
Sumber Referensi:
Hidayat, Komaruddin. 2025. Takut Kehilangan. Jakarta, Indonesia.
Muslim .id - Tafsir Surat Al ‘Ashr: Membebaskan Diri Dari Kerugian
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432