html hit counter AI, Machine Learning dan Deep Learning: Pahami Potensi, Ancaman Beserta Cara Menyikapinya Secara Akademis - Universitas Dian Nusantara

AI, Machine Learning dan Deep Learning: Pahami Potensi, Ancaman Beserta Cara Menyikapinya Secara Akademis

Dilihat : 45
22 Desember 2025

Kita semua tentunya sudah mengenal dan memahami apakah potensi beserta kapabilitas potensial yang dimiliki Artificial Intelligence (AI) saat ini. Berbagai tugas seperti menjawab pertanyaan matematika, membuat desain, mengedit foto dan video hingga mengelola big data, AI sudah kemampuan yang memadai untuk mengerjakan semua hal tersebut. 

Metode pembelajaran yang dimiliki AI terbagi menjadi 2 tipe; Machine Learning dan Deep Learning. Machine Learning atau singkatnya (ML), merupakan cabang pembelajaran AI dengan fokus memetakan mesin atau program agar dapat mengetahui, memahami dan memberikan respon secara sistematik. Umumnya Machine Learning menggunakan data yang tidak terlalu kompleks dan membutuhkan waktu yang relatif singkat untuk diimplementasikan. 

Selebihnya, Deep Learning atau singkatnya (DL) merupakan turunan dari Machine Learning yang mampu menghasilkan, bukan hanya menyampaikan semata. Berbeda dari ML, Deep Learning memanfaatkan “Jaringan Saraf Tiruan” untuk memahami lebih banyak data dengan tingkat kesulitan yang tentunya lebih besar. Jika dilihat secara keseluruhan, DL memiliki kelebihan untuk menganalisa lebih jauh lalu menghasilkan pola unik tersendiri disaat yang sama. Beberapa implementasi DL meliputi; Kendaraan Otonom, Facial Recognition, dll.

Dengan segala bentuk kecanggihan yang dimiliki AI, tentunya akan menjadi jawaban bagi seluruh pertanyaan umat manusia, dan menyingkirkan peran riset sebagai sumber informasi otentik serta bernilai? Singkatnya tidak. Sebagaimana sistem pada umumnya yang berevolusi sesuai kompetensi user atau pengguna nya AI, Machine Learning dan Deep Learning dibatasi oleh satu hal, Konsistensi.

Guna menjawab tantangan otomatisasi yang semakin agresif diimplementasikan, sosialisasi bertajuk 'Penyusunan Jurnal Terindeks Scopus dan Pemanfaatan ChatGPT'. Acara yang bertempat di Aula Merah Putih, UNHAN RI - ini menghadirkan beberapa narasumber ahli, dengan salah satunya merupakan Bapak Caturida Meiwanto Doktoralina, seorang Dosen Program Studi Akuntansi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) yang juga memiliki rekam jejak profesional dalam Lembaga Ketahanan Nasional RI.

Menurut beliau, kepercayaan penuh terhadap teknologi dan otomatisasi akan melemahkan kualitas riset apabila tidak diimbangi dengan penguasaan, literasi dan pemahaman terhadap topik yang ingin dibicarakan. Bapak Caturida Meiwanto Doktoralina mengutarakan bahwa pertumbuhan pola pikir kritis tidaklah dapat digantikan dengan AI secara bebas. 

AI tidak dapat dipercaya sepenuhnya dalam proses riset ilmiah. Penggunaannya hanya dapat dilakukan secara terbatas dan terkontrol, khususnya pada bagian Metode, Hasil dan Pembahasan, serta Kesimpulan. Substansi ilmiah, argumentasi teoritis, dan interpretasi temuan tetap menjadi tanggung jawab penuh penulis,” ujar beliau.

Bapak Caturida juga mengedepankan dari sudut pandang tenaga pendidik bahwa meskipun teknologi telah memudahkan proses penalaran dasar, namun peran dosen sebagai penjaga mutu akademik tetaplah berlaku. Dengan arus informasi yang cenderung membawa miskonsepsi, kehadiran manusia dapat meluruskan confirmation bias atau kesalahpahaman subjektif yang dimiliki mahasiswa.

Walaupun teknologi dimanfaatkan, dosen tetap wajib melakukan kontrol akademik. Penulisan ilmiah memiliki kaidah, nada akademik, serta standar keilmuan yang berbeda dari komunikasi populer. Kepatutan, validitas, dan reliabilitas hasil riset tidak dapat ditawar. Selebihnya ini juga menyangkut pautkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah.” lanjutnya.

Upaya literasi digital oleh Bapak Caturida Meiwanto Doktoralina merupakan perwujudan nyata dari komitmen UNDIRA dalam mencetak generasi yang unggul. Berlandaskan tata nilai Visioner, Integritas, dan Profesional (VIP), UNDIRA menyadari bahwa kemajuan teknologi seperti AI dan Deep Learning bukanlah sekadar tren sesaat, melainkan tantangan masa depan yang harus disikapi dengan bijak.

UNDIRA tidak hanya berfokus dalam menghasilkan karya dengan sifat instan (one-time solution), melainkan secara konsisten mengedepankan output, kualitas dan mutu pendidikan dan riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas. 

Sumber Referensi: UNHAN RI: AI Bukan Pengganti Nalar Akademik dalam Publikasi Ilmiah

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432