Pengembangan Karakter dan Masa Depan Mahasiswa, Selamat Datang di Hello Campus Hari Kedua - Para Penerus Bangsa
Jakarta, 27 Agustus 2025 - Acara Hello Campus Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) memasuki hari kedua dengan tema besar tentang transformasi mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era Society 5.0. Program orientasi ini menghadirkan pemaparan dari berbagai narasumber yang membahas perubahan paradigma pendidikan dan pentingnya etika digital bagi generasi muda Indonesia.
Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, SE., M.Ak., membuka sesi dengan analogi yang menarik tentang dunia perkuliahan. Menurutnya, perkuliahan dapat diibaratkan sebagai proses metamorfosis yang mengubah mahasiswa dari "ulat menjadi kupu-kupu".
"Sebagai mahasiswa baru, kalian wajib mengetahui dasar-dasar dunia perkuliahan sekaligus memahami perbedaan antara pendidikan dasar dan pendidikan perguruan tinggi. Perkuliahan merupakan fase metamorfosis yang akan membentuk kalian semua," tegas Tri Munanto.
Sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi, pendidikan di era Internet of Things (IoT) tidak hanya berfokus pada pembelajaran ilmu pengetahuan, tetapi juga pengembangan akhlak dan karakter mahasiswa.
Tri Munanto juga menjelaskan perbedaan signifikan antara sistem pendidikan Kampus Merdeka dengan program terbaru DIKTISAINTEK Berdampak. Program ini merupakan evolusi yang mengedepankan pendidikan sebagai pemecah masalah dengan solusi berkelanjutan.
"Program DIKTISAINTEK Berdampak menuntut mahasiswa tidak hanya meraih ilmu dan memecahkan masalah melalui keikutsertaan lapangan, tetapi juga mengembangkan karya inovasi sesuai kebutuhan masyarakat yang memberikan dampak keberlanjutan," jelasnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNDIRA, Ir. Margono Sugeng, M.Sc., mempresentasikan materi "Etika Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Perguruan Tinggi". Beliau menekankan pentingnya etika digital di era teknologi IoT 5.0 saat ini.
"UNDIRA bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat menempa karakter. Yang paling penting di era ini adalah etika digital," ujar Margono. Penggunaan teknologi harus disertai dengan ungkapan bahasa sendiri untuk menghindari plagiarisme dan menjunjung tinggi pembelajaran autentik serta inovatif.
"TIK adalah pena di era saat ini. Gunakanlah teknologi untuk menulis informasi yang benar dan bermanfaat," tegas Margono. Beliau menambahkan bahwa teknologi akan berubah menjadi ujian jika digunakan tanpa adab, dan menjaga jejak digital berarti menjaga nama universitas dan almamater.
Berangkat dari dunia TIK sebagai dasar value generasi kini dalam bersosial maupun mendapatkan pelajaran, pendidikan terhadap karakter juga sesungguhnya wajib mengandung pondasi nasionalisme. Sebagai arsitek masa depan Indonesia, para civitas akademik memiliki peran penting tidak hanya dalam membangun namun juga menjaga kelestarian pencapaian negara.
"Misinformasi dan penyalahgunaan konten di era Internet of Things dapat memecah NKRI dengan mudah. Separatisme, radikalisme, terorisme, provokasi media sosial, dan penyalahgunaan sumber daya merupakan ancaman nyata yang terlahir dari perpecahan dan apatisme masyarakat," ungkap Andy Arisandi.
Dalam rangka meningkatkan bangsa dan negara, harus terciptanya kerukunan sosial, penegakan hukum yang bijaksana, partisipasi politik yang sehat melalui tidak hanya fisik namun juga non fisik seperti yang dilakukan para pelajar saat ini melalui jalur keilmuan, hingga kebiasaan gotong royong - dapat menumbuhkan rasa solidaritas bersama kekosongan saat ini.
Bapak Andy Arisandi menambahkan bahwa semua itu sebagaimana tertuang dalam Pancasila sebagai ideologi dasar negara sekaligus UUD 1945, yang mengantarkan kita semua kepada masa depan yang Bhineka Tunggal Ika atau berbeda namun tetap tetap satu - demi mencapai kesejahteraan yang cerah bersama.
Dengan lengkapnya pembekalan kebijaksanaan, acapun diberangkatkan kepada segmen pengenalan terhadap mata kuliah MKCU dan MBKM oleh bapak Luthfi Alhazami, S.E., M.M., selaku Kepala Pusat MKCU dan MBKM UNDIRA. Beliau menekankan disamping mata kuliah peminatan yang memfokuskan pemetaan ilmu secara spesifik, kehadiran mata kuliah umum dan aksesibilitas magang berampak yang diberikan UNDIRA turut melengkapi ilmu wajib yang harus dikuasai mahasiswa baru baik secara teoretikal maupun lapangan.
Mulai dari Bahasa Indonesia yang melengkapi tata cara penulisan riset dengan baik hingga pendidikan keagaaan yang akan membentuk akhlak, MKCU dan MBKM memiliki peran untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya pandai dalam bidangnya namun juga luwes dalam penguasaan ilmu diluar peminatan mereka.
Ibu Putri Ayeinda Dinanti, S.S., M.Hum., selaku Kepala Biro Pengembangan Karir dan Alumni (BPKM UNDIRA) kemudian memaparkan beberapa hal terkait visi misi sekaligus program kerja BPKM dalam menunjang kehidupan mahasiswa baru pada masa perkuliahan dan kelulusan.
Bagi mahasiswa UNDIRA, BPKM menyelenggarakan program pelatihan persiapan karir setiap bulan yang mencakup berbagai aspek kesiapan kerja. Program ini dilengkapi dengan sesi konsultasi karir yang menghadirkan praktisi industri berpengalaman. Tidak hanya itu saja, BPKM juga memiliki career portal serta Google Site yang berfungsi untuk menunjang memberdayakan mahasiswa dan alumni untuk menavigasi jalur profesional mereka.
BPKM juga telah berhasil membentuk IKatan Alumni pertamanya. Ikatan Alumni (IKA UNDIRA) mengemban misi tuntuk menjadi jembatan antara mahasiswa aktif dengan para alumni UNDIRA. Gilbert Leonardo Devince, selaku ketua IKA Alumni UNDIRA mengatakan bahwa peran strategis alumni dalam mendukung pengembangan karir junior mereka. IKA UNDIRA berfungsi sebagai "rumah" bagi para alumni untuk berbagi pengalaman dari dunia kerja.
Hello Campus UNDIRA hari kedua menunjukkan komitmen universitas dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang akan menghasilkan penggerak bangsa yang cerdas, namun juga berkarakter. Let’s shine with Universitas Dian Nusantara!.
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432