html hit counter UNDIRA Gandeng Paideia Dalam Workshop Google for Education, Perkuat Transformasi dan Kompetensi SDM dan Dosen - Universitas Dian Nusantara

UNDIRA Gandeng Paideia Dalam Workshop Google for Education, Perkuat Transformasi dan Kompetensi SDM dan Dosen

Dilihat : 27
24 September 2026

Jakarta, 24 September 2026 - Dalam rangka memperkuat kompetensi penggunaan AI sekaligus Google Workspace sivitas akademika, Biro Sumber Daya Manusia Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) bersama dengan Paideia senantiasa menyelenggarakan workshop dan sosialisasi Google for Education pada hari Kamis, 24 September 2026. Berlangsung secara daring melalui Google Meet, kegiatan ini disambut antusias oleh 160 peserta yang terdiri dari dosen dan SDM Universitas Dian Nusantara. 

Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNDIRA, Bapak Dwi Sapto Febriantaka, M.A., yang menyempatkan diri untuk hadir dalam workshop kali ini, menyampaikan bahwa penggunaan AI tentunya merupakan sebuah langkah strategis dalam mengembangkan kinerja universitas. Beliau juga berharap melalui rangkaian workshop ini, akan tercipta budaya penggunaan AI dan Google Workspace yang lebih bijak.

“Pemanfaatan dan integrasi Google dan Gemini AI dalam ekosistem pendidikan UNDIRA, tentu sejalan dengan cita-cita kita untuk menjadi universitas yang berwawasan global serta berorientasi pada sains dan teknologi. Workshop yang merupakan turunan kerja sama UNDIRA dan Paideia ini diharapkan mampu membentuk ekosistem penggunaan AI yang lebih inklusif dan efisien bagi seluruh sivitas akademika UNDIRA. Ke depan, workshop ini diharapkan terus terlaksana secara berkala sehingga kita mampu memanfaatkan AI sebaik dan sebijaksana mungkin,” ujar Bapak Dwi Sapto Febriantaka, M.A

1

Ibu Febriandrini K., S.T., Gr., M.IB., M.Ed., yang merasakan sentimen serupa, lantas menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari program Gemini Academy Fellow 2026 yang diusung Google untuk berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia. Universitas Dian Nusantara merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berkesempatan mengikuti dan menerima benefit dari program tersebut. 

“Dalam program ini, perguruan tinggi terpilih berkesempatan untuk bergabung ke dalam Google Reference Summit, dan hal ini tentunya bukan sekadar privilege belaka ya, melainkan juga peluang bagi sivitas akademika untuk melibatkan diri dalam meningkatkan pemahaman secara intensif sekaligus memperluas networking terkait pembelajaran dan penggunaan AI. Namun, semua kembali lagi bahwa AI pada dasarnya adalah tool dan tidak dapat menggantikan peran manusia seutuhnya,” ujar Ibu Febriandrini K.

1

Mengawali workshop penggunaan AI, peserta diajak untuk sekilas memahami sederet peran AI dalam aktivitas keseharian melalui tiga tipenya, yakni; machine learning, large language models, dan generative AI. Di antara sejumlah AI yang hadir, Gemini AI, salah satu AI buatan Google yang telah terintegrasi dalam Google Workspace, dapat mengombinasikan serta menciptakan ekosistem perkuliahan yang lebih interaktif bagi dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. 

Kendati demikian, AI tetap memiliki limitasi yang wajib ditinjau kembali. Ibu Febriandrini mengingatkan bahwa AI bukan manusia dan tidak selalu menyajikan fakta yang sesuai. Data pelatihan AI belum tentu merepresentasikan seluruh perspektif, bahkan dapat memperkuat prasangka sosial sehingga hasilnya berpotensi berat sebelah atau diskriminatif. AI juga dapat mengalami halusinasi, yakni menghasilkan output yang tampak meyakinkan padahal dibuat-buat. Karena itu, pengguna perlu memastikan bahwa informasi yang dihasilkan AI benar-benar fakta, bukan karangan atau kutipan dari sumber yang tidak pernah ada.

Agar hasil yang diperoleh optimal, peserta dibekali praktik baik dalam menyusun prompt melalui kerangka PARTS, yaitu Persona, Aim, Recipients, Theme, dan Structure. Peserta juga mengenal fitur Gems, yakni versi Gemini yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Dalam konteks perkuliahan, Gems dapat berfungsi sebagai asisten penjawab pertanyaan mahasiswa sekaligus teman diskusi dan perdebatan mengenai topik yang sedang digeluti. Segmen pelatihan pun ditutup dengan sesi kuis yang diperuntukkan bagi seluruh sivitas akademika UNDIRA.

1

Pada akhirnya, secanggih apa pun teknologinya, AI tetaplah alat yang manfaatnya bergantung pada kebijaksanaan penggunanya. Melalui workshop ini, UNDIRA berharap dosen dan SDM tidak hanya terampil memanfaatkan Gemini, tetapi juga tetap kritis dan menjunjung integritas akademik, sehingga AI hadir sebagai rekan yang memperkaya dan memperkuat proses belajar dan administrasi yang ada di UNDIRA. 

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Kranggan

Jln. Raya Kranggan, No.6,

Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432