Menyatukan Suara, Menggerakkan Bangsa: Harmoni Dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri Dalam Hari Radio Nasional
Teknologi informasi kini telah berkembang dengan sangat cepat dan menjalar ke berbagai kebutuhan industri, salah satunya adalah industri informasi yang selalu memiliki relevansi tinggi.Kini berbagai media kian berlomba untuk menghilirisasikan informasi ke genggaman kita, baik melalui linimasa, media sosial, maupun dokumenter edukatif. Namun, di antara semua media informasi yang ada saat ini, terdapat satu tipe media yang tetap memiliki resiliensi tinggi sekaligus relevan bagi masyarakat luas, yakni radio.
Siapa di antara kawan UNDIRA yang tidak pernah mengenal radio? Nyatanya, pengaruh radio itu tidak hanya berada pada era kontemporer, melainkan hingga saat ini. Mengusung tema besar Hari Radio Nasional ke-81 pada tahun 2026 ini, yaitu “Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekali lagi kita menempatkan pentingnya radio sebagai stepping stone revolusioner hilirisasi informasi sekaligus bukti nyata wadah perjuangan sejak awal era kemerdekaan.
Peringatan Hari Radio Nasional tidak lepas dari sejarah pencetusan pertama stasiun radio Indonesia dari peninggalan Jepang, oleh Dr. Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum Radio Republik Indonesia (RRI) pertama dengan semboyan “sekali di udara tetap di udara”. Pada dasarnya, istilah ini bukan hanya kiasan semata, tetapi juga komitmen bahwa selama delapan puluh tahun setelahnya, Radio Republik Indonesia kerap menegaskan posisinya sebagai media terpercaya yang senantiasa hadir, dekat dan relevan bagi masyarakat sekaligus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Meskipun radio memang merupakan salah satu penyedia kanal informasi terbesar, banyak yang beranggapan bahwa kehadiran visualisasi infografis mampu menggantikan radio sepenuhnya. Secara praktikal, kini radio dinilai relatif outdated atau sudah termasuk ‘jadul’, relevansinya tidak jatuh begitu saja. Meskipun demikian, tidak semua hal ini benar.
Radio hari ini sudah jauh melampaui gelombang AM/FM semata. Ia terus beradaptasi mengikuti zaman, merambah ke platform streaming online yang membuka ruang obrolan lebih hangat antara penyiar dan pendengarnya, sampai hadir dalam format podcast yang bisa didengarkan kapan saja, berkali-kali, tanpa takut ketinggalan. Ditambah topik-topik yang makin variatif dan gampang dicerna, radio pun naik kelas, dari sekadar corong informasi, menjadi teman yang setia menemani keseharian kawan UNDIRA. Belum lagi soal aksesibilitas. Kalau dulu menikmati siaran radio berarti harus bawa-bawa perangkat yang lumayan merepotkan, sekarang cukup lewat dashboard mobil atau aplikasi di smartphone, radio kesayangan kawan UNDIRA selalu siap menemani, kapan pun dan di mana pun seraya mengerjakan hal lainnya.
Delapan puluh satu tahun sudah radio menemani perjalanan bangsa ini, dari siaran proklamasi yang mengudara di tengah keterbatasan, hingga kini hadir dalam genggaman setiap kawan UNDIRA lewat aplikasi dan dashboard mobil. Perjalanan panjang itu mengajarkan bahwa harmoni tidak selalu lahir dari keseragaman, melainkan dari kesediaan untuk terus mendengar satu sama lain, sebagaimana semboyan sekali di udara tetap di udara yang tak pernah padam meski zaman terus berubah.
Hari Radio Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa menyatukan suara adalah langkah awal untuk menggerakkan bangsa, dan bahwa cita-cita akan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur dapat terus digemakan selama masih ada telinga yang mau mendengarkan dan hati yang mau bergerak bersama, di mana pun dan kapan pun. Selamat Hari Radio Nasional, kawan UNDIRA. Mari terus mendengar, dan mari terus membangun negeri bersama.
Sumber Referensi:
Ismed, M. (2020). Perubahan dan inovasi media radio di era digital. Mediasi: Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi, 1(2), 92–102.
Kisah Berdirinya RRI Hingga Menjadi Asal Mula Hari Radio Nasional - RRI Official Website
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Kranggan
Jln. Raya Kranggan, No.6,
Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432