html hit counter Satu Panggung, Satu Lensa: Biro Humas dan Publikasi UNDIRA Gelar Workshop Master of Ceremony dan Camera Person - Universitas Dian Nusantara

Satu Panggung, Satu Lensa: Biro Humas dan Publikasi UNDIRA Gelar Workshop Master of Ceremony dan Camera Person

Dilihat : 12
05 September 2026

Jakarta, 6 September 2026 - Ilmu merupakan sebuah khazanah yang tetap berkembang meskipun gelas yang kita miliki telah penuh. Hal inilah yang menjadi salah satu motivasi manusia untuk berevolusi dan belajar menghadapi berbagai kebutuhan serta dinamika yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Selaras dengan prinsipil tersebut, Biro Humas dan Publikasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) lantas menggelar workshop bertajuk “Master of Ceremony (MC) and Camera Person Workshop” di lantai 6 dan ruang smart classroom, Kampus Tanjung Duren UNDIRA, Jakarta Barat.

Workshop yang menghadirkan dua pakar MC dan Camera Person, Ibu Vely Syukran, selaku MC Trainer dan Penyiar Radio Senior RRI, dan Bapak Fitriadi Agil Samal, selaku Media Expert dan Senior Camera Person TVRI, disambut dengan penuh antusiasme oleh segenap sivitas akademika UNDIRA, baik dari tenaga kependidikan maupun mahasiswa, yang menilai bahwa workshop ini dapat menjadi ilmu bermanfaat di kemudian hari. 

Menurut keterangan Direktur Humas, Kerja Sama dan Marketing UNDIRA, Bapak Imam Proyono, S.T., M.M., kegiatan ini digagas sebagai upaya penguatan sekaligus pembekalan bagi segenap sivitas akademika UNDIRA dengan harapan semua pihak mampu menunjukkan keterampilan komunikasi publik dan produksi visual aplikatif terbaik di kemudian hari. 

1

"Saya yakin teman-teman sudah memahami dasar-dasar produksi dan public speaking. Tapi ilmu itu terus berkembang, dan di situlah kita perlu terus mengisi diri dengan hal-hal baru, meski merasa sudah pernah mempelajarinya. Saya juga percaya teman-teman adalah orang-orang yang terbuka pada perspektif baru, karena perspektif baru itulah yang membuat kita menjadi lebih baik dari hari sebelumnya," ujar Bapak Imam Priyono

Kepala Biro Humas dan Publikasi UNDIRA, Ibu Kornelia Johana Dacosta, M.I.Kom., yang turut hadir memandu jalannya acara, menyampaikan pandangan senada dengan Bapak Imam Priyono. Menurut Ibu Johana, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan soft skill dan pemahaman sivitas akademika, sekaligus mempererat sinergi antara unit Humas dengan unit-unit kerja lainnya. 

Dalam pemaparan terkait teknik pengambilan dan penyuntingan gambar, Bapak Fitriadi Agil Samal menegaskan bahwa pengambilan gambar tidak hanya berpusat pada pengabadian momen saja, tetapi juga pada bagaimana karya visual kita dapat menembus ruang dan waktu menuju pikiran audiens. 

Pada materi video shooting dan photography, beliau memperkenalkan sejumlah aspek mendalam seperti articulate images, pendekatan scatter gun dibanding pendekatan visual storytelling, pentingnya close-up mengingat karakter layar televisi, prinsip depth of field, berbagai sudut pengambilan gambar (eye level, bird's eye, frog's eye, high angle), teknik komposisi termasuk rule of thirds dan framing, hingga konsep garis maya (axis line) yang menjadi pedoman pergerakan kamera agar tidak membingungkan penonton. Peserta juga diajak mengenal kembali sejumlah aspek ukuran produksi visual video dan fotografi seperti; extreme close up hingga extreme long shot, pengaturan objek dalam frame (one shot, two shot, three shot, group shot), ketinggian dan posisi kamera, hingga kaidah framing seperti head room, nose room, dan walking room yang membuat komposisi gambar terasa proporsional.

Sesi ditutup dengan pembekalan video editing, mencakup persiapan sebelum masuk ruang edit (shot list, koordinasi dengan editor), tujuan editing secara mekanikal maupun artistik, teknik the cut dan edit motivation, cara mencocokkan ukuran shot agar tidak membingungkan penonton, prinsip crossing the axis, hingga etika editing dalam produksi visual.

Di sisi lain, workshop terkait MC yang dipandu oleh Ibu Vely Syukran yang mengusung tema besar "Menjadi MC Profesional untuk Acara Institusi", menjelaskan bahwa seorang MC bukanlah sekadar pembaca susunan acara, melainkan pengendali alur, penjaga suasana, sekaligus representasi institusi yang dibawakannya. Peserta juga diajak memahami perbedaan mendasar antara peran MC, moderator, protokol, dan presenter, serta bagaimana menyesuaikan karakter pembawaan formal, semiformal, atau nonformal sesuai konteks acara.

1

Selanjutnya, peserta dibekali teknik-teknik kerja MC secara menyeluruh: cara membaca rundown dan mengubahnya menjadi "bahasa MC", menyusun cue card yang efektif, teknik opening dan closing yang membuat acara terasa dimulai dan diakhiri dengan rapi, hingga olah vokal (artikulasi, intonasi, volume, tempo, dan jeda) serta bahasa tubuh yang mendukung presence di depan publik.

1

Melalui prinsip tenang → baca situasi → koordinasi → beri arah → lanjutkan, peserta dilatih untuk tetap mengendalikan jalannya acara meski di bawah tekanan. Sesi ini ditutup dengan rangkaian praktik langsung, termasuk simulasi mini event dan sesi "MC Under Pressure", sebelum peserta melakukan refleksi diri tentang kekuatan dan area yang perlu terus diasah dalam membawakan acara. Workshop MC pun kemudian diakhiri dengan segmen MC training yang dibagi antara dua kelompok, dengan nuansa acara besar universitas. 

1

Biro Humas dan Publikasi UNDIRA berharap, melalui workshop ini, sivitas akademika dapat lebih siap berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan institusi sekaligus membawa bekal kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di luar kampus.

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Kranggan

Jln. Raya Kranggan, No.6,

Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432