html hit counter Dorong Kesiapan Karir Mahasiswa, Biro Pengembangan Karir dan Alumni UNDIRA Adakan Webinar Automation Career - Universitas Dian Nusantara

Dorong Kesiapan Karir Mahasiswa, Biro Pengembangan Karir dan Alumni UNDIRA Adakan Webinar Automation Career

Dilihat : 18
29 Agustus 2026

Jakarta, 29 Agustus 2026 - Lanskap dunia kerja modern terus bergerak cepat seiring masifnya adopsi teknologi di berbagai sektor industri. Merespons tantangan tersebut, Biro Pengembangan Karier dan Alumni (BPKA) Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) menggelar webinar karier bertajuk "Automation Career: Skill Baru, Peluang Karier Baru di Era Digital" pada Jumat, 28 Agustus 2026. 

Menurut keterangan Biro Pengembangan Karier dan Alumni UNDIRA, webinar karier kali ini digelar untuk memberikan wawasan mendalam mengenai peluang kerja sekaligus keterampilan yang perlu dikuasai Generasi Z agar mampu beradaptasi di tengah dinamika transformasi digital. Perubahan ini bukan hanya mengubah lanskap efisiensi kerja, tetapi juga menghadirkan ekosistem baru bagi generasi muda. 

Disambut dengan penuh antusiasme oleh 105 peserta mahasiswa, diskusi interaktif kali ini turut menghadirkan dua pakar industri digital: Bapak Johan Indra Gunawan, selaku Project Manager IDStar, dan Ibu Khalisa Rieke Devianti, selaku Customer Success Associate di Kinobi.

Mengawali pemaparan pertama, Bapak Johan Indra Gunawan turut membagikan pengalaman praktisnya selama bertahun-tahun dalam bidang tata kelola proyek otomatisasi dan digitalisasi. Beliau menyoroti fakta di lapangan mengenai banyaknya jam kerja yang terbuang hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas administratif yang bersifat berulang atau repetitif. Aktivitas harian seperti memindahkan data Excel secara manual, mengunduh file satu per satu, mengisi formulir berulang, hingga mengecek pembaruan situs web secara berkala diperkirakan menyita waktu dua hingga empat jam per hari dari total delapan jam waktu kerja efektif. 

Kehadiran teknologi Robotic Process Automation (RPA) menjadi jawaban atas isu efisiensi tersebut. Johan menjelaskan bahwa RPA bekerja menggunakan perangkat lunak yang bertindak bak "robot virtual" di komputer untuk meniru aktivitas rutin manusia.

Untuk memberikan gambaran lebih lanjut, Bapak Johan kemudian menampilkan proses demo pengajuan biaya operasional (reimbursement) karyawan menggunakan bot RPA. Dalam skenario tersebut, bot RPA mampu membaca email masuk, mengekstrak data dari lampiran foto struk pembayaran, memvalidasi aturan batas anggaran (seperti limit Rp300.000), mengunggah data yang valid ke sistem keuangan internal perusahaan, hingga mengirimkan email konfirmasi status persetujuan secara otomatis. Selain di ranah operasional bisnis, teknologi ini juga sangat relevan untuk kebutuhan harian mahasiswa, seperti membangun bot pemantau lowongan magang secara real-time berdasarkan kata kunci jurusan hingga membantu proses war tiket.

Beliau juga meluruskan selebihnya miskonsepsi umum yang menganggap bahwa karier di bidang otomatisasi selalu menuntut keahlian pemrograman (coding) yang rumit. Beliau mengungkapkan bahwa jalur karier di dunia automation sebenarnya terbagi menjadi dua ranah utama. Pertama adalah jalur teknis (Technical Path) yang berfokus pada logika pemrograman, integrasi API, dan penanganan data untuk posisi seperti Automation Developer, Automation Engineer, hingga Automation Solution Architect

Kedua adalah jalur bisnis (Business/Process Path) yang diperuntukkan bagi mereka yang tidak berlatar belakang teknis murni. Pada jalur bisnis ini, kemampuan analisis alur kerja, logika berpikir terstruktur (logical thinking), pembuatan dokumentasi proses (flowchart), serta pemecahan masalah bisnis menjadi kunci utama untuk mengisi posisi strategis seperti Automation Analyst hingga Automation Project Manager. Perkembangan platform otomatisasi terdepan seperti UiPath kini menawarkan interaktivitas yang semakin ramah bagi pemula melalui fitur low-code/no-code dan interaksi drag-and-drop pada Studio X. 

Melanjutkan pemaparan materi, Ibu Khalisa Rieke Devianti, membawakan pemaparan yang berfokus pada integrasi teknologi dan otomatisasi dalam mendukung kesiapan karier mahasiswa. Berlatar belakang ilmu psikologi dan kini berkarier di bidang customer success, beliau memberikan penekanan bahwa teknologi hadir bukan untuk menggantikan peran manusia secara utuh, melainkan sebagai alat bantu (enabler) untuk meningkatkan efektivitas tugas sehari-hari. 

Selebihnya, beliau mengajak peserta melihat bagaimana otomatisasi dapat mengambil alih peran mekanis, seperti pembuatan catatan rapat (meeting notes) otomatis, pengorganisasian data yang berantakan di spreadsheet, hingga perhitungan pengeluaran, sehingga manusia bisa lebih fokus pada tugas-tugas yang membutuhkan pemikiran kritis dan empati.

1

Sesi materi diakhiri dengan segmen tanya jawab, sekaligus penegasan bahwa penguasaan teknologi otomatisasi dan pemahaman alur proses bisnis merupakan kombinasi keterampilan masa depan yang sangat bernilai dan mampu mendorong mahasiswa untuk melangkah maju lebih jauh melalui kehadiran teknologi yang dapat mendukung segala aktivitas dan produktivitas. 

Para mahasiswa Universitas Dian Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam arus digitalisasi, melainkan juga mampu mengambil peran aktif dan adaptif dalam mendorong efisiensi serta inovasi di dunia kerja masa depan.

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432

Kampus Cibubur Kranggan Raya

Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432