Menjembatani antara Teori dan Praktik Industri Global: Seminar Internasional Prodi Teknik Sipil UNDIRA Kupas Tuntas Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan
Jakarta, 4 Mei 2026 - Penguatan ketahanan material dan penstabilan ekosistem lingkungan kini telah menjadi kebutuhan untuk menguatkan peradaban manusia berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi Sustainable Development Goals (SDGs) global. Namun, untuk mensukseskannya, kita perlu menguatkan sinergi antara ruang lingkup akademik dan praktik industri.
Mengacu pada kebutuhan praktikal manufaktur dan industri saat ini yang berpusat pada pengembangan dan penguatan inovasi berkelanjutan (sustainable) dalam dunia Teknik Sipil, maka Program Studi Teknik Sipil Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) turut mengadakan WEBINAR Internasional dengan Hawkins Forensics Investigations dan Industrial Links Pte. Ltd. sebagai mitra UNDIRA, dengan judul utama: “Bridging Academia and Global Industry: Sustainable Innovations in Civil Engineering and Material Supply Chain”, pada hari Sabtu, 2 Mei 2026 lalu.
Prof. Ir. Asri Nugrahanti, M.S., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., selaku Wakil Rektor IV UNDIRA menyatakan bahwa penting pada saat ini bagi para praktisioner dan akademisi Civil Engineering untuk melakukan cross-border collaboration dan diskusi sebagai langkah strategis menuju pemahaman terbarukan terkait teknologi dan studi sipil sekaligus pemeliharaan lingkungan.
“Kita tidak bisa hanya terus berpusat pada pengembangan aspek teoretikal semata. Dengan memahami berbagai sudut pandang keilmuan sipil dari praktisi secara langsung, kita dapat menemukan solusi yang bersifat lebih material efficient dan ramah lingkungan, sebagaimana yang diusung dalam visi misi SDGs.” ujar Prof Asri.
Dalam pemaparan pertamanya, Mr Conrad Oh, selaku Regional Sales Manager, Industrial Links Pte. Ltd., menegaskan bahwa dalam pengembangan infrastruktur kita cenderung menghiraukan tata kelola ekosistem yang baik, terutama di daerah permukiman di mana pengelolaan air yang buruk menjadi masalah utama masyarakat.
Mr Conrad Oh berlanjut bahwa banjir dan genangan yang menutup jalanan dan infrastruktur berasal dari lemahnya sistem drainase yang tidak optimal atau mengalami gangguan, dan bagaimana cuaca panas mampu menguras sumber air. Lantas beliau mengedepankan Hydrorocks sebagai solusi sustainable area metropolitan.

Beliau juga menegaskan bahwa Hydrorocks merupakan inovasi sipil revolusioner dalam mengatasi banjir dan kekeringan. Hydrorocks memiliki prinsip kerja yang berbeda dari penggunaan pipa beton pada umumnya, yang tidak membuang sumber air ke laut atau menurunkan struktur tanah seperti pipa subsoil, melainkan menyerap, menyimpan dan melepas air ke tanah ketika dibutuhkan.
“Solusi bagi masa depan tata kelola pengairan di area metropolitan adalah bagaimana kita mengubah cara pandang bahwa air hujan adalah sumber daya yang bernilai. Hydrorocks yang kami kembangkan menawarkan mekanisme penampungan air seperti spons dan dapat melepaskan air jika struktur tanah membutuhkannya secara otomatis. Sistem berbahan dasar Batu Basalt yang dilapisi dengan lembaran geotextile ini kami rancang agar mudah diinstalasi, mampu menyaring sedimen dan limbah dan memiliki daya tahan tinggi terhadap korosi dan beban kendaraan.” ujar Mr Conrad dalam pemaparannya mengenai Hydrorocks.
Berkaitan dengan topik pengembangan material sustainable, Mr. Eng Phin, B. Eng., M.Sc., MICE., C. Eng., selaku Associate dari Hawkins Forensics Investigation, menambahkan bahwa seorang ahli sipil juga perlu memperhatikan ketahanan material dan pemeliharaan infrastruktur dalam jangka panjang.
Urgensi rekayasa forensik, pemeliharaan material, beserta investigasi komponen material sangat dibutuhkan untuk mencegah adanya kegagalan konstruksi. Selain itu, uji forensik juga dibutuhkan untuk menekan jumlah produksi karbon yang tercipta pada fase manufaktur komponen. Selebihnya, pemeliharaan dan pemilihan teknik yang tepat dalam konstruksi infrastruktur juga menjadi hal yang tidak dapat dikesampingkan menurut beliau.
“Dalam material forensik, kita dapat mengkategorikan kasus dari tingkatan spesifik hingga umum untuk memastikan ketahanan infrastruktur dan pemilihan material. Hal ini guna kita dapat meminimalisir cost production dan carbon emission yang tercipta dari proses manufaktur, namun juga tetap mempertahankan integritas konstruksi.” ujar Mr Eng Phin.

“Untuk mencapai standar ketahanan berkelanjutan, mari kita ambil contoh pada konstruksi jembatan box girder. Pada proyek ini, kualitas prestressed concrete girder dan material kabel prategang (prestressing cables) harus diperhatikan dengan sangat saksama. Jika terjadi kesalahan konstruksi—terutama pada fase grouting—komponen internal jembatan berisiko tinggi mengalami pengeroposan atau korosi dini yang dapat membahayakan keselamatan penggunanya.” lanjut Mr Eng Phin

Melalui integrasi antara inovasi teknologi, ketahanan material, serta pengelolaan lingkungan yang adaptif, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan perspektif baru dalam praktik keinsinyuran sipil ke depan. Program Studi Teknik Sipil UNDIRA pun berkomitmen untuk terus menghadirkan forum ilmiah yang relevan dan aplikatif, guna mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menjawab kebutuhan industri sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Universitas Dian Nusantara secara rutin menyelenggarakan kegiatan WEBINAR setiap bulannya dengan penyelenggara serta topik yang beragam dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, industri, maupun kebutuhan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan WEBINAR yang telah berlangsung juga dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi Universitas Dian Nusantara sebagai bentuk komitmen universitas dalam menyediakan akses pembelajaran dan wawasan yang luas bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Menghormati Pengabdian, Merayakan Dedikasi: Mendalami Peran Pendidik di Era 4.0
Read more
Perkuat Kepedulian Sosial dan Keilmuan di Tengah Ramadhan 1447 H, UNDIRA Gelar Berbagi Berkah di Kampus Kranggan, Cibubur
Read more
Brain Drain dan Kabur Aja Dulu, Apakah Solusi Bagi Para Generasi Muda Indonesia?
Read more
Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432
Kampus Cibubur Kranggan Raya
Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432