html hit counter Dinamika Komunikasi dalam Tradisi Carok: Mahasiswa UNDIRA Kaji Keterkaitan Fenomenologis dan Kearifan Lokal Madura - Universitas Dian Nusantara

Dinamika Komunikasi dalam Tradisi Carok: Mahasiswa UNDIRA Kaji Keterkaitan Fenomenologis dan Kearifan Lokal Madura

Dilihat : 11
18 April 2026

"Menguak makna di balik makna", mungkin merupakan deskripsi yang tepat dalam studi komunikasi. Komunikasi merupakan salah satu studi ilmu yang sekilas mungkin terlihat simple, namun nyatanya bersifat multidisipliner. 

Hal ini dikarenakan pada dasarnya ilmu dan sebuah kajian komunikasi tidak hanya melihat satu dimensi saja, melainkan berbagai dimensi, seperti; psikologi, sejarah, budaya, manajemen, filsafat  dan sebagainya demi mencapai suatu konklusi objektif.

Berlandaskan penjelasan tersebut, maka tentunya Komunikasi dapat menjadi dasar untuk menguak meyoritas fenomena di sekitar kita. Hal inilah yang memotivasi salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) untuk melakukan sebuah kajian lapangan terhadap salah satu budaya Madura, yakni Carok. 

Carok sendiri pada dasarnya merupakan sebuah tradisi perkelahian antar dua pihak untuk menyelesaikan sebuah konflik. Meskipun secara hukum Carok dianggap berbahaya dikarenakan keterlibatan senjata tajam didalamnya, masyarakat Madura menanggap Carok sebagai hukuman fungsional sekaligus norma budaya setempat.

Mengacu kembali pada kaidah komunikasi dimana implementasinya berfungsi sebagai proses dimana seseorang atau grup tertentu berbicara, menukarkan ide, dan membagikan informasi. Menurut mahasiswa, elemen komunikasi yang terkandung dalam budaya Carok sendiri dapat di analisa melalui studi fenomenologi, sosiologi beserta persepsi simbolisme makna yang terkadung di dalamnya.

Mahasiswa lantas memusatkan studi menggunakan prinsip Epoche (pengesampingan asumsi) dan reduksi milik Husserl (1970) guna menguak esensi murni dari fenomena Carok. Selain itu, pendekatan analisis reflektif milik Van Mannen (1990) juga diimplementasikan karena dinilai mampu mendeskripsikan lebih detail building blocks narative sekaligus kontekstual komunikasi yang terkadung dalam budaya Carok.

Studi berlanjut pada fase pengumpulan data melalui segmen wawancara beserta observasi lapangan mengenai budaya Carok dengan warga Madura dari rentan demografi berbeda-beda. Demi melancarkan proses pemetaan dan penarikan konklusi, maka mahasiswa melakukan evaluasi - reduksi data sesuai aspek dan relevansi pola yang dibutuhkan.

Temuan lantas dapat dikerucutkan pada beberapa poin utama, salah satunya ialah bahwa keterkaitan komunikasi, keagenan individual (agency theory) dan budaya lokal Carok Madura merupakan implementasi konsep Dinamika Komunikasi. 

Dinamika Komunikasi dalam budaya Carok sendiri merupakan proses interaksi manusia bersifat dinamis, sekaligus mampu dipengaruhi elemen budaya, sosial, norma dan teknologi. Hal ini dinilai menjadi salah satu pemicu terbentuknya pola interaksi (verbal maupun non-verbal), gaya komunikatif (dalam kasus ini Carok beserta implementasinya sebagai alat komunikasi tribal, citra diri dan penegak hukum lokal), dan penggunaan media setempat dalam mempublikasikan serta menjaga keutuhan nilai budaya lokal.

Riset ini juga menunjukan bahwa komunikasi bukan hanya sekedar sarana pembawa informasi semata antar individu, melainkan mampu menopang eksistensi dan representasi keberadaan sebuah budaya dan social belief secara berkelanjutan.

Komunikasi dalam era penuh dinamika saat ini, mampu menjadi instrumen intelektual untuk menafsirkan, merangkai, dan menjembatani kompleksitas realitas sosial-budaya yang terus berkembang. 

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara hadir sebagai ruang akademik yang mendorong lahirnya individu-individu berdaya pikir tajam, adaptif, serta peka terhadap dinamika pola komunikasi dan best practice yang terjadi di sekitar kita. 

Bagi kawan UNDIRA yang ingin melampaui batas pemahaman konvensional dan berkontribusi dalam membentuk narasi serta perubahan sosial yang bermakna, inilah saatnya untuk melangkah bersama UNDIRA, menjadi bagian dari generasi komunikator yang tidak hanya mampu membaca makna, tetapi juga mengonstruksinya secara berkelas dan berdampak. 

Sumber Referensi:

Sari, N. (2025). Dinamika komunikasi dalam tradisi Carok: Studi fenomenologi di Pulau Madura. Universitas Dian Nusantara. 

(Kornelia Johana Dacosta / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432