Memahami Database Management System (DBMS) beserta Beberapa Sub-Modelnya
Setiap kali kita menyelesaikan sebuah pekerjaan atau melampirkan laporan, tentu saja kita akan mengandalkan sumber daya terpenting, yakni data. Kini, memasuki era data-driven generation yang ditandai dengan melonjaknya volume data dan kebutuhan tata kelola informasi berskala besar dalam waktu cepat, metode pengarsipan manual seperti pemanfaatan flashdisk dinilai tidak lagi andal. Keduanya memiliki kelemahan terhadap peluang inkonsistensi, lemahnya hak keamanan serta pemulihan data, dan rentan terhadap human error (terutama pengulangan data ‘sampah’ atau redundan).
Untuk mengatasi keterbatasan pengarsipan data, lantas dikembangkanlah model sistem manajemen basis data yang kita kenal dengan istilah Database Management System (DBMS). DBMS sendiri pada dasarnya merupakan sistem manajemen basis data yang digunakan untuk mengelola dan mengatur data dalam sebuah database. Hal ini dikarenakan DBMS bekerja dengan kemampuan mengakses data sesuai kriteria (kueri) melalui tabel riwayat maupun log audit. Dalam pemanfaatannya, DBMS terbagi menjadi beberapa model yang dapat digunakan sesuai dengan skalabilitas dan keperluan guna.
-
RDBMS (Relational Database Management System)
RDBMS merupakan salah satu model DBMS yang kerap ditemukan dan digunakan berbagai industri. RDBMS secara fundamental bekerja dengan memanfaatkan sistem pengelolaan data berbasis relasional yang terintegrasi antara satu tabel dengan tabel lainnya, menggunakan kunci utama (primary key) maupun kunci asing (foreign key). Anggaplah mekanisme kerja RDBMS ibarat ketika seseorang menggunakan pointer yang diarahkan pada satu bagan informasi. Beberapa contoh dari RDBMS yang dapat kita temui saat ini adalah PostgreSQL, Oracle, dan juga MySQL.
-
OODBMS (Object Oriented Database Management System)
OODBMS sekilas hampir memiliki prinsip kerja yang serupa dengan RDBMS, tetapi perbedaan besarnya terletak pada mekanisme penyimpanannya. Jika RDBMS menyimpan dan mampu mengelola data dalam bentuk tabel secara terpisah, maka OODBMS menyimpan data dalam bentuk objek utuh lengkap dengan atribut, fungsi pengolahannya beserta metode (sifat) objek tersebut, melalui pemberian penanda unik pada objek tersebut (Object ID). Intinya, OODBMS ini bagaikan sebuah burger yang telah ditempatkan dalam satu kesatuan, dibandingkan dengan Nasi Padang yang ditempatkan secara terpisah.
OODBMS umumnya dapat ditemui dalam sejumlah program seperti ObjectDB dan Versant. Karena karakteristiknya yang sudah memadukan keseluruhan data beserta objek dalam satu paket, OODBMS kerap digunakan dalam pengembangan industri relatif kompleks seperti dalam Video Game dan Teknik Manufaktur (seperti pada di AutoCAD).
-
HDBMS (Hierarchical Database Management System)
Jika RDBMS memperbolehkan akses data sesuai dengan yang kita inginkan hanya menggunakan kunci akses saja, hal ini berbeda dengan HDBMS. HDBMS pada dasarnya berfungsi dengan mengandalkan turunan atau hierarki, di mana setiap database akan memiliki induk (parent) sebagai pusat data utama dan juga beberapa anak (children) sebagai percabangan dari inti parent tersebut. Meskipun sekilas hampir mirip dengan RDBMS, HDBMS hanya dapat diakses jika parent sudah memberikan akses navigasi ke berbagai cabang data. Hal ini membuat HDBMS dinilai sedikit kaku dibandingkan dengan RDBMS.
Dengan sifatnya yang tergolong dinamis dan dapat berubah setiap detiknya, perlu bagi kita untuk mempelajari dan memahami wawasan tentang penggunaan model pengelolaan data yang tepat sesuai kebutuhan pribadi maupun industri. Bagi kawan UNDIRA yang berminat untuk berkecimpung dalam dunia pengelolaan database dan pembuatan perangkat lunak (software), Konsentrasi Software Engineering yang ada pada Program Studi Teknik Informatika Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) merupakan tempat yang tepat bagi kalian.
Di era data-driven, masa depan bukan hanya milik mereka yang memiliki data, tetapi milik mereka yang mampu membangun sistem di baliknya. Jadi, jangan sekadar menjadi pengguna teknologi. Jadilah orang yang membangunnya, dan mulailah dari pondasinya bersama Software Engineering UNDIRA!
Sumber Referensi:
DBMS: Definisi, Fungsi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya - Glints
Apa itu DBMS? Konsep Utama Dijelaskan dengan Contoh
Unveiling The Power of Hierarchical Database Management Systems - Medium
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Kranggan
Jln. Raya Kranggan, No.6,
Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432