html hit counter Hasil AI Berantakan? Pahami Prinsip Roleplaying dan PARTS Berikut - Universitas Dian Nusantara

Hasil AI Berantakan? Pahami Prinsip Roleplaying dan PARTS Berikut

Dilihat : 34
30 September 2026

Dalam menggunakan AI, kita tidak hanya ingin melihat hasil, tetapi juga memastikan apakah hasil akhir yang dikerjakan oleh AI sesuai dengan apa yang kita mau dan butuhkan. Pada dasarnya, dalam menggunakan AI, kita mampu menyelaraskan percakapan serta hasil agar sesuai dengan harapan dan kebutuhan kita. Hal ini dikenal sebagai prompting. 

Prompt sendiri pada dasarnya merupakan serangkaian instruksi, pertanyaan atau perintah yang kita berikan ke dalam sistem AI untuk memandunya agar dapat memberikan hasil sesuai dengan ekspektasi kita. Prompt juga dapat dikombinasikan dengan gambar maupun suara agar sistem mampu menghasilkan karya yang sesuai dengan referensi pemberian kita. Meskipun terdengar mudah, prompting yang baik dan bernilai juga tidak hanya menempatkan spesifikasi detail semata, tetapi juga mampu mengarahkan AI untuk ‘roleplaying’ agar hasil lebih kredibel dan akurat. 

Roleplaying atau berperan bagi AI bukan hanya sekadar untuk meningkatkan interaktifitas belaka, tetapi merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan kinerja. Roleplaying sangat penting bagi AI karena teknik ini mampu memberikan konteks, batasan dan ‘menghidupkan’ kepribadian spesifik yang mampu mengubah AI dari hanya mesin penjawab menjadi sebuah alat bantu yang adaptif dan dapat mengusulkan gagasan yang relevan.

Melalui sebuah workshop yang diadakan antara Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) dan Paideia beberapa waktu lalu sebagai bagian dari program Google for Education dan Gemini Academy, kita membahas serangkaian teknik penggunaan AI yang lebih efektif dan efisien. Dari serangkaian detail yang diberikan, salah satu teknik yang diaplikasikan ialah kerangka prompt ‘PARTS’. 

Kaidah PARTS atau Persona, Aim, Recipient, Theme dan Structure. Person adalah aspek yang kita berikan agar AI memiliki peran spesifik untuk mengerjakan atau merangkai output prompt, contohnya “Anda adalah seorang ahli gizi profesional”. Hal ini juga dapat memberikan dan menyesuaikan gaya bahasa yang diberikan oleh AI beserta pendalaman output agar benar-benar relevan dan sesuai kebutuhan profesi. Aim atau tujuan merupakan aspek yang berperan dalam menyatakan tujuan output sehingga AI dapat menghasilkan luaran yang lebih relevan. 

Recipient atau penerima adalah pihak yang menerima informasi target audiens yang diberikan kepada AI, misalnya “saya membuat materi edukasi ini dengan target demografi mahasiswa semester awal”, sehingga nada dan kompleksitas bahasa dapat disesuaikan. Selanjutnya, Theme atau tema mengacu pada gaya, nada dan parameter relevan yang diinginkan. Intinya, apakah kawan UNDIRA menginginkan output karya dengan nuansa lucu, formal ataupun semiformal. Terakhir, yakni Structure berfokus pada pemfokusan agar struktur dan format draf output sesuai dengan apa yang kita inginkan, misalnya “buatlah dalam format pendek dan mudah dicerna dan dipahami”. 

Dalam bekerja, AI bukan hanya sekadar companion atau rekan yang memberikan jawaban instan semata, tetapi kita juga harus menganggap AI sebagai seorang yang kita berikan amanah agar hasil yang diberikannya lebih terarah dan terorganisasi. 

Menguasai kerangka PARTS dan teknik roleplaying menempatkan kita di level yang jauh di atas penggunaan AI untuk sekadar tanya jawab. Kita tidak lagi hanya bertanya lalu menerima jawaban apa adanya, tetapi merancang instruksi, memberi peran, dan mengarahkan AI layaknya bekerja dengan rekan profesional. Namun, perlu diingat bahwasanya dalam menggunakan kaidah PARTS dan juga roleplaying untuk AI, kita tetap harus menerapkan mindset profesional dan integritas. Biasakan menyusun prompt yang terstruktur, periksa ulang setiap jawaban yang diberikan AI, dan jadikan AI sebagai mitra berpikir, bukan pengganti nalar.

Sumber Referensi:

Pelatihan Google for Education UNDIRA oleh Paidea

AI Role-Playing Percakapan: Mengubah Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesional di Tahun 2026

Role Prompting - LearnPrompting org. website

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Kranggan

Jln. Raya Kranggan, No.6,

Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432