Perkuat Wawasan Bisnis dan Kepemimpinan Berorganisasi, UNDIRA Kolaborasi dengan Yayasan Laju Peduli
Jakarta, 27 September 2026 - Perkembangan teknologi sekaligus perubahan ekosistem sosial budaya kini menyajikan sejumlah tantangan dan peluang bagi Generasi Z. Dunia kini bukan lagi tentang siapa yang memiliki kekuatan terbesar, melainkan tentang siapa yang memiliki keberanian di tengah ketidakpastian. Alhasil, realitas inilah yang mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk tidak hanya mendapatkan pembekalan teoritis, tetapi juga pembekalan oleh para praktisi.
Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) senantiasa menggandeng Yayasan Laju Peduli untuk menyelenggarakan sebuah seminar bisnis dan leadership bertajuk “Young Entrepreneur and Future Leader: Membangun Generasi Mahasiswa yang Berjiwa Wirausaha, Berintegritas dan Berdampak”. Dilaksanakan secara langsung di Kampus Tanjung Duren UNDIRA, Jakarta Barat, pada tanggal 26 September 2026, acara yang menghadirkan tiga narasumber terkemuka ini lantas disambut dengan penuh antusiasme oleh 50 peserta mahasiswa UNDIRA semester 1 sampai dengan 3, serta beberapa partisipan umum yang turut hadir dalam seminar kali ini.
Menurut keterangan Kepala Biro Kemahasiswaan, Bapak Anton Kurniawan, S.P., M.M., acara ini diadakan sebagai bentuk komitmen UNDIRA untuk memperkuat wawasan bisnis entrepreneurship serta membekali mahasiswa dengan jiwa kepemimpinan yang baik dalam berorganisasi.

“Di era yang penuh dengan dinamika dan perubahan saat ini, tentunya mahasiswa tidak hanya perlu membekali diri dengan mengejar IPK semata. Jiwa kepemimpinan sekaligus pemahaman mendalam terkait wawasan bisnis merupakan beberapa hal yang diharapkan mampu menjembatani kalian menuju kesuksesan. Saya harap melalui acara ini, rekan-rekan mahasiswa mampu menyerap sebanyak-banyaknya ilmu dan pengalaman yang dibagikan hari ini, serta mengimplementasikannya secara nyata, baik ketika berkarier maupun saat kelak memutuskan untuk merintis usaha sendiri, karena masa depan kalian dimulai dan berada di tangan kalian masing-masing,” ujar Bapak Anton Kurniawan
Ibu Azizah Piliang, selaku Entrepreneur Mindset dan Sociopreneur yang merasakan sentimen serupa dengan Bapak Anton Kurniawan, lantas menyatakan bahwa dalam mengawali kesuksesan serta perintisan bisnis yang baik, seseorang perlu memahami apa itu kepemimpinan terlebih dahulu. Beliau menyatakan bahwa kepemimpinan yang baik pada dasarnya perlu dimulai dari bagaimana seseorang mampu mendisiplinkan dirinya sendiri, mampu menjaga integritas, sekaligus mampu mempertimbangkan pengambilan keputusan berdasarkan berbagai sudut pandang, baik kecil maupun besar. Kepemimpinan yang baik menurutnya juga dinilai tidak hanya akan menjaga kualitas kinerja semata, tetapi juga dapat membangun kepercayaan, menumbuhkan rasa saling menghargai antaranggota tim, yang pada akhirnya turut menopang kesuksesan dalam jangka panjang.

Pada segmen selanjutnya mengenai bagaimana membangun bisnis yang bertumbuh dan berdampak, Ibu Rizky Kicky Fitriani CPOM, CDM, CNSBP, CPDMM, CPS., selaku Social Entrepreneur dan Impact Leadership, menegaskan bahwa hal serupa mengenai integritas juga merupakan fondasi yang wajib diterapkan dalam dunia bisnis.

"Beranjak dari jiwa kepemimpinan, kini kita memahami bahwa integritas dan personal branding merupakan kunci kesuksesan terutama dalam berbisnis. Tetapi perlu kita garisbawahi pula bahwasannya dalam membangun bisnis yang berkelanjutan (sustainable), kita tidak hanya berfokus pada modal keberanian dan laba saja, tetapi juga bagaimana kita menciptakan sesuatu yang memiliki nilai kebermanfaatan dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Ibu Rizky Kickt Fitriani
Merangkum seluruh pemaparan dari kedua narasumber, Coach Edy Fajar Prasetyo, S.P., M.M., CT, CDM, CPS, CTL, CME, CEI, CMC, CMT, selaku Founder of Arunika Indonesia dan Certified Business Practitioner, turut membagikan sejumlah pengalamannya dalam merintis bisnis serta memberikan insight mendalam tentang makna dari entrepreneurship sesungguhnya.
‘Daripada meminta, mending bekerja sama,’ begitupula pesan utama yang beliau sampaikan kepada mahasiswa UNDIRA. Menurutnya, sebagai generasi muda, apa yang saat ini dinikmati dari orang tua merupakan sumber pemasukan yang sifatnya terbatas, sehingga perlu diregenerasi melalui ide-ide kreatif dan bernilai yang nantinya dapat dikembangkan menjadi sebuah entrepreneurship. Beliau menyatakan bahwa dengan waktu yang masih tersedia, mahasiswa tentunya dapat memanfaatkan berbagai tren dan juga peluang, untuk menciptakan langkah menuju kemandirian finansial sejak dini.
Seminar ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak pernah lahir dari jalan pintas, melainkan dari proses belajar yang konsisten, kesediaan untuk berintegritas, serta keberanian mengambil langkah kecil di tengah ketidakpastian. Melalui ikhtiar bersama ini, UNDIRA dan Yayasan Laju Peduli berharap benih kepemimpinan dan jiwa wirausaha yang ditanamkan hari ini dapat terus tumbuh, menjadi bekal yang menuntun mahasiswa dalam menapaki perjalanan mereka masing-masing, apa pun jalan yang kelak mereka pilih.

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Dua Pulau Terlampaui Demi Mencapai Keberhasilan: Mahasiswa UNDIRA Kembali Membawa Medali Dalam Turnamen Invitasi Mahasiswa
Read more
5 Pilihan Karir Terkini Bagi Sarjana Teknik Informatika, Mana Yang Pas Bagi Kawan UNDIRA?
Read more
Ketika Influencer Berbicara, Hype Tercipta - Yuk Simak Kajian Mengenai Digital Tourism Dosen UNDIRA Berikut
Read more
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Kranggan
Jln. Raya Kranggan, No.6,
Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432