html hit counter FTI UNDIRA Kuatkan Kolaborasi Riset dan Akademik Lintas Negara, Hadirkan Diskusi Akademik dengan Dua Politeknik Malaysia - Universitas Dian Nusantara

FTI UNDIRA Kuatkan Kolaborasi Riset dan Akademik Lintas Negara, Hadirkan Diskusi Akademik dengan Dua Politeknik Malaysia

Dilihat : 9
10 September 2026

Kranggan, Bekasi, 10 September 2026 - Dalam rangka memperkuat kolaborasi pendidikan, riset dan inovasi, serta menguatkan hilirisasi keilmuan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Dian Nusantara (FTI UNDIRA) turut melaksanakan workshop sekaligus diskusi akademik bertajuk "International Collaboration: Bridging Innovation and Community, Academic Sharing, Benchmarking Project, and Social Outreach". Bertempat di kampus Kranggan Raya UNDIRA, Jatisampurna, Cibubur, acara disambut dengan penuh antusiasme oleh 37 peserta akademisi baik dari UNDIRA maupun dua tamu representatif dari dua universitas di Malaysia, Ibu Ts. Dr. Noor Ropidah binti Bujal, selaku dosen Politeknik Ungku Omar, dan Ibu Nurul Fazura binti Abd. Hamid, selaku dosen dari Politeknik Sultan Azlan Shah, Malaysia. 

Menurut keterangan Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UNDIRA, Dr. Arie Pangesti Aji, Ph.D., kegiatan forum studi dan diskusi yang reflektif baik bagi dosen maupun mahasiswa FTI ini, merupakan kelanjutan dari hasil kerja sama antara FTI UNDIRA dan dua institusi pendidikan vokasi terkemuka Malaysia, yakni Politeknik Ungku Omar, dan Politeknik Sultan Azlan Shah sejak tahun 2025 lalu. 

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I BIdang Akademik UNDIRA, Bapak Ir. Margono Sugeng, M.Sc., menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar menjembatani kepentingan akademik institusi pendidikan antarnegara, tetapi juga untuk mengukir satu visi yang sama, yakni menguatkan ekosistem riset dan hilirisasi keilmuan. 

1

Berlanjut dari pembukaan Bapak Ir. Margono Sugeng, Dekan FTI UNDIRA, Dr. Arie Pangesti Aji, merasakan hal serupa bahwasanya kolaborasi ini tidak akan mampu terlaksana tanpa adanya dukungan semua pihak yang terlibat. Berawal dari kunjungan IEEE Day hingga pelaksanaan kuliah tamu dan sharing session antarbelahpihak, kini tidak terasa FTI UNDIRA dan kedua mitranya dari Malaysia berada pada babak baru yang lebih erat. 

Berlanjut langsung pada sesi keynote pertama yang diisi oleh Ts. Dr. Noor Ropidah binti Bujal menegaskan bahwa diperlukan lonjakan inovasi, terutama pada sistem ketenagalistrikan modern. Lantas, melalui riset bertajuk “Integration, Optimization, and Future Research Direction”, beliau menyoroti sejumlah solusi mulai dari pemanfaatan tenaga surya melalui sel surya hingga pemanfaatan air (H2O) sebagai sumber energi yang dapat menopang sustainabilitas peradaban manusia. Tiga jenis teknologi fuel cell turut dibahas, yaitu PEMFC, SOFC, dan MCFC, lengkap dengan skema penerapannya mulai dari fuel cell, fuel cell stack, hingga konverter DC-DC.

1

Menurutnya, distributed generation berpotensi besar untuk diterapkan di kawasan pedalaman yang minim akses listrik konvensional, namun perlu proses optimalisasi yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru. Sejumlah tantangan seperti biaya investasi tinggi, penyimpanan bahan bakar, keterbatasan lokasi, hingga sistem konversi-kontrol yang kompleks masih perlu diatasi. Ke depan, riset akan difokuskan pada perencanaan yang lebih matang dan integrasi teknologi antarsistem. 

Sesi pemaparan yang kemudian berlanjut pada pemanfaatan Internet of Things (IoT) oleh Ibu Nurul Fazura binti Abd. Hamid, menggarisbawahi sisi keterbatasan dari inovasi berbasis IoT yang dibahas, di antaranya pengaruh faktor cuaca terhadap performa sistem, serta rencana penyempurnaan lanjutan seperti penambahan komponen pencahayaan agar kinerja sistem semakin optimal.

Usai rangkaian sesi presentasi dan tanya jawab yang cukup padat antarsivitas akademika, para peserta, baik akademisi UNDIRA maupun delegasi dari Politeknik Ungku Omar dan Politeknik Sultan Azlan Shah, berkumpul dalam sesi ramah tamah yang menjadi ruang perbincangan lebih cair namun tetap substantif terkait sejumlah materi keilmuan, mulai dari Machine Learning hingga pemanfaatan material organik seperti Bamboo Leaf Ash dalam ranah Teknik Sipil. Di sela obrolan santai mengenai perbedaan sistem pendidikan vokasi di kedua negara, muncul pula sejumlah gagasan awal untuk kolaborasi lanjutan, mulai dari program pertukaran dosen tamu, penulisan publikasi ilmiah bersama, hingga kemungkinan program magang bagi mahasiswa FTI UNDIRA di dua politeknik mitra tersebut.

1

Bapak Aldi Cahya Muhammad, B.Sc. Engg., M.Sc. Engg., selaku sekretaris program studi teknik elektro sekaligus moderator diskusi acara, menyampaikan bahwa forum semacam ini semestinya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial satu arah, melainkan menjadi fondasi untuk menguatkan dan memperkaya perspektif teknologi dan jejaring akademik, sehingga inovasi yang diciptakan bersama dapat membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

1

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Kranggan

Jln. Raya Kranggan, No.6,

Jatiraden, Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432