Bukan Hanya Mengejar Nilai dan Prestasi, Berikut Tips Meningkatkan Quality of Life Kawan UNDIRA
Memasuki era Society 5.0 dan Industry 5.0, persaingan yang semakin ketat tentunya memberikan kita motivasi untuk lebih aktif dalam berkarya dan mencetak prestasi. Selebihnya, hilirisasi informasi melalui berbagai media digital turut mengembangkan kapabilitas kita sekaligus menggelitik pikiran untuk selalu ingin mencari tahu segala macam pengetahuan.
Meskipun mengejar sesuatu merupakan hal yang positif dilakukan, ditengah pengejaran target yang lebih besar kita cenderung melupakan bagaimana menjaga quality of life masing-masing. Lantas, tidak jarang sebagian individu dapat merasakan perubahan pola hidup menuju achievement-based purpose, di mana pengejaran target dapat terasa seperti obsesi tiada henti.
Amplifikasi tren bernuansa FOMO pun tidak dapat dihiraukan, seiring bertumbuhnya aksesibilitas kanal informasi. Alhasil, sebagian demografi rentan terhadap pemupukan mentalitas ‘yang penting saya sampai di tujuan akhir’ dan menghiraukan momen sekaligus koneksi yang dapat dibangun - membuat kita terasa ‘stuck’ berkesudahan, meskipun selalu ada progres setiap harinya.
Berikut adalah beberapa tips yang diharapkan mampu membuat kawan UNDIRA get back on track, ditengah hiruk pikuk modern life, egocentricm life dan kekosongan emosional;
-
Jangan Jaim (Jaga Image)
Bagian prevalan dari menjaga konsistensi quality of life ialah bagaimana kita mengontrol ego. Citra diri memang merupakan aspek yang wajib diperhatikan, after all, first impression adalah strategi terbaik untuk membangun koneksi sosial. Namun, jangan biarkan ego berlarian ketika kita berniat untuk membangun genuine connection dengan orang lain.
Keberanian untuk mengakui dan bahkan tampil apa adanya, meminta bantuan, dan mengakui ketidaktahuan justru merupakan bentuk self-care yang dapat mendorong self-improvement sesungguhnya.
-
Listen, Find Your Why, and Build Your Way
Mendengar saran dan kritik merupakan langkah untuk meningkatkan quality of life, dan sudah hakikatnya bahwa input dari sumber lain dapat membangun hasil akhir menjadi lebih baik. Namun, terkadang ‘kebenaran pribadi’ atau ketergesa-gesaan kita akan menolak nasihat orang lain.
Nasihat yang sekiranya tidak sejalan dengan kita dapat membangun diri untuk mempertanyakan, dengan harapan akan terciptanya konstruksi lebih kokoh di kemudian hari. Luangkanlah waktu untuk duduk bersama orang terdekat, dengarkan nasihat mereka, dan menyendirilah untuk memetakan strategi selanjutnya.
-
Focus on Progress, Bukan Hanya Hasil Akhir
Salah satu jebakan terbesar dalam perjalanan self-improvement adalah standar kesempurnaan yang kita pasang sendiri. Ketika hasil tidak sesuai ekspektasi, kita cenderung mengabaikan progres nyata yang telah dicapai dan terjebak dalam siklus self-criticism yang tidak produktif.
Menggeser fokus dari perfection menuju progress berarti merayakan setiap langkah kecil sebagai bagian dari perjalanan panjang. Kemajuan 1% atau bahkan 0,01% setiap hari jauh lebih berkelanjutan dibandingkan dengan menunggu momen "sempurna" untuk memulai. Seberapa pun kecilnya, usahamu akan selalu lebih berharga daripada diam di tempat.
-
Build Connections, In High and Low Places
Yang perlu kita ketahui adalah bahwa perfect partnership dapat tercipta dari semua demografi. Pada dasarnya, membangun kolaborasi dan rekan seperjuangan didasari oleh seberapa kuat koneksi yang dapat kita bangun, baik dari tempat tertinggi hingga tempat terdasar.
Lihatlah sekelilingmu, diamkan prasangka dan berikan orang di sekelilingmu atau bahkan dunia kesempatan untuk bercerita, berkomunikasi atau bahkan duduk bersama. Mungkin kalian akan menemukan kesempatan tak terduga dari tempat paling bersahaja.
Di tengah modernitas yang tak pernah berhenti berputar, ingatlah bahwa berhenti sejenak untuk membuka panca indra terhadap sekeliling tidak selalu membuatmu tertinggal atau membuka jalan kehancuran diri, justru dari sanalah quality of life dapat terbangun. Kawan UNDIRA, perjalanan terbaik selalu dimulai dari satu langkah sederhana, dan langkah itu dimulai dari dirimu sendiri, hari ini.
Sumber Referensi:
10 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri bagi Mahasiswa - Deepublish Store
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Lainnya
Di Balik Label di Tengah Sosialita: Ketika Identitas Ditentukan oleh Orang Lain
Read more
Menuju Kesepakatan dengan Etika dan Estetika: Manfaat dan Tips Bernegosiasi
Read more
Meningkatkan Arus Pendapatan UMKM Grogol Utara di Era Digital, UNDIRA Gelar Pelatihan Pemasaran Online Bagi Warga Setempat
Read more
Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432
Kampus Cibubur Kranggan Raya
Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432