html hit counter Make or Break Saham - Mengapa Corporate Action Sangat Penting Dalam Dunia Investasi? Simak Penjelasan Berikut Kawan UNDIRA - Universitas Dian Nusantara

Make or Break Saham - Mengapa Corporate Action Sangat Penting Dalam Dunia Investasi? Simak Penjelasan Berikut Kawan UNDIRA

Dilihat : 9
08 Mei 2026

Informasi merupakan kunci utama menentukan pola kemajuan sebuah instrumen investasi (terutama saham). Di antara deretan informasi dan analisis yang beredar, Corporate Action menjadi salah satu yang sangat dilirik oleh para investor. Mengapa demikian? Yuk simak penjelasan berikut, kawan UNDIRA.

Aksi korporasi atau Corporate Action, merupakan rangkaian kebijakan yang diberlakukan oleh saham milik perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan dapat memberikan dampak signifikan bagi para investor. Sebuah Corporate Action umumnya akan diberitakan ketika atau pasca terlaksananya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Perlu dicatat bahwa Corporate Action terdiri dari dua jenis kategori: pertama, berkaitan dengan distribusi jumlah saham yang beredar di pasar modal (Rights Issue, Dividend, dan Stock Split) dan kedua, berkaitan dengan strategi tata kelola perusahaan (Akuisisi, Merger, Tender Offer atau pengangkatan dewan direksi). 

Umumnya, dalam waktu singkat, investor akan memperhatikan Rights Issue, Dividend dan Stock Split. Berikut adalah beberapa penjelasan terkait ketiganya: 

  1. Pembagian Dividen

Pada dasarnya, ketika sebuah perusahaan mendapatkan laba bersih neto positif atau meraih inflow dana yang terbilang besar (contohnya dari Danantara kepada lima bank besar di Indonesia), mereka akan melakukan pembagian dividen. Pembagian dividen dapat berlangsung satu atau bahkan dua kali dalam setahun, tergantung laba keuangan perusahaan, kebijakan perusahaan dan hasil RUPS.

Umumnya, sebuah saham akan mengalami atau mendekati status pembelian tinggi menjelang periode pembagian dividen. Hal ini dikarenakan para investor cenderung mengejar hak pembagian sebelum tanggal pencatatan Pembagian Dividen (Cumulative Date). Maka dari itu, perhatikanlah saham perusahaan yang akan membagikan dividen.

  1. Rights Issue

Apa sih Rights Issue? Nah, berbeda dari Dividend, Rights Issue atau disingkat RI, merupakan Corporate Action yang berfokus pada saat sebuah peruahaan membutuhkan modal dari para investor. Mekanisme Rights Issue sendiri sedikit berbeda dari Dividend, di mana Dividend merupakan pembagian laba bersih, sedangkan RI menempatkan insentif pada penerbitan saham baru yang akan diberikan kepada investor yang sudah MEMILIKI saham sebuah perusahaan.

Lalu bagaimana jika seseorang tidak memiliki saham perusahaan yang akan RI terlebih dahulu? Mereka tetap bisa membeli, namun bedanya mereka tidak bisa secara langsung mendapatkan akses pembelian awal melalui exercise Rights issue, dan pemegang saham baru hanya dapat membeli sisa order RI yang tidak ditebus oleh pemegang lama.

  1. Stock Split

Stock split atau pemecahan nilai nominal saham ditujukan agar harga saham lebih aksesibel dan terjangkau bagi para investor, baik ritel maupun “big player”. Tapi wait a second deh, kalau harganya dibuat lebih terjangkau, nilai total investasinya jelek dong? Tidak begitu, kawan UNDIRA. 

Pada dasarnya, Stock Split ditujukan untuk membuat harga saham LEBIH TERJANGKAU dan LIKUID dengan mengubah NOMINALNYA saja dengan JUMLAH RASIO YANG SAMA tanpa mengurangi nilai saham yang dimiliki atau akan dimiliki para investor. 

Sebagai contoh saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) pada awalnya ditutup mencapai 16.900, untuk membuat sahamnya lebih aksesibel dan menarik lebih banyak investor, maka CUAN akan melakukan Stock Split untuk membuat harga beli saham mencapai 1.690 per lembar. Maka, para investor yang awalnya hanya mampu mendapatkan 100 lembar saham dengan modal 1.690.000 di harga 16.900, kini mampu membeli 1.000 lembar dengan modal tersebut setelah harga beli menjadi 1.690. 

Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk menarik minat investasi para investor ritel, tetapi juga dapat meningkatkan frekuensi perdagangan emiten, sekaligus meningkatkan citra positif perusahaan dari emiten terkait. Singkatnya, Stock Split dapat diibaratkan sebagai obral nominal untuk meningkatkan keterjangkauan harga saham.

Berbekali dengan pengetahuan terkait sederet Corporate Action, kawan UNDIRA dapat memanfaatkan momentum yang tepat untuk meraih cuan dari berbagai saham pasar modal. Hal ini tidak hanya membentuk disiplin, tetapi juga strategi manajemen investasi yang optimal sesuai kebutuhan. 

Di Program Studi Manajemen UNDIRA, terdapat berbagai studi dan pembahasan mendetail yang akan mengupas mekanisme manajemen keuangan dan investasi bagi kawan UNDIRA. Program Studi Manajemen UNDIRA menghadirkan para dosen kompeten, siap untuk meningkatkan literasi manajerial kalian.

Sumber Referensi:

9 Aksi Korporasi yang Investor Wajib Tahu - Mandiri Sekuritas

Corporate Action: Pengertian, Jenis-Jenis & Contohnya - OCBC Bank

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432

Kampus Cibubur Kranggan Raya

Jln. Raya Kranggan, No.6, RT 006/ RW 008

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432