html hit counter Program Studi Manajemen UNDIRA dan Kalbis University Adakan WEBINAR Interaktif, Mengupas Konsep ‘Gig Economy’ Gen Z - Universitas Dian Nusantara

Program Studi Manajemen UNDIRA dan Kalbis University Adakan WEBINAR Interaktif, Mengupas Konsep ‘Gig Economy’ Gen Z

Dilihat : 18
10 Februari 2026

Jakarta, 10 Februari 2026 - Di Tengah krisis kelangkaan lapangan kerja saat ini, satu fenomena turut muncul yang tidak hanya berupa trend namun juga jawaban solutif bagi para Gen Z saat ini, yakni ‘Gig Economy’. 

Menanggapi kemunculan fenomena ‘Gig Economy’ di dunia kerja saat ini, sekaligus sebagai lanjutan dari kerja sama antara Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) dan Kalbis University, Program Studi Manajemen kedua Universitas turut mengadakan WEBINAR UNDIRA episode ke #50 pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, yang tidak hanya memuat berbagai topik relevan seputar dunia kerja, namun juga menandai milestone dari perjalanan seri WEBINAR UNDIRA yang telah terlaksana sejak April 2019. 

WEBINAR #50 bertajuk “Navigating The Gig Economy; Opportunities, Skills and Future Workforce” turut menuai semangat dan antusias dari 473 peserta yang terdiri dari mahasiswa UNDIRA dan Kalbis University. WEBINAR kali ini dinilai sangatlah relevan, mengingat dinamika dunia kerja dan manajemen kehidupan modern merupakan ekosistem yang membutuhkan pemahaman mendalam khususnya dikalangan Gen Z.

Bapak Ibnu Haris Nasution, SE., MM., selaku Ketua Program Studi Manajemen UNDIRA menilai bahwa transformasi lapangan kerja saat ini tidak hanya mengedepankan kepiawaian akademik saja, namun juga kompetensi seorang pelamar kerja. 

Berbanding terbalik dari Full Time Employment atau pekerjaan penuh waktu, ‘Gig Economy’ juga menawarkan fleksibilitas dan manajemen waktu yang dinilai lebih bersahabat bagi Gen Z. 

Ketua Program Studi Manajemen Kalbis University, bapak Ignatius Ario Sumbogo, S.S., M.M., yang kemudian memulai pemaparan materi melalui quiz interaktif, menekankan bahwa saat ini pekerjaan lebih dari hanya keseharian semata. Banyak Generasi Z memulai untuk memikirkan kembali pilihan hidup, perencanaan masa depan dan manajemen waktu. 

Menurut bapak Ignatius Ario, fenomena ‘Gig Economy mendorong pekerjaan sebagai pertahanan hidup, selayaknya kita juga perlu menyeimbangkan bahwa pekerjaan bukanlah penentu hidup secara keseluruhan. Meskipun ‘Gig Economy’ dinilai mampu menjadi solusi efektif yang menawarkan fleksibilitas, namun ketidakpastiannya bukanlah jawaban berjangka panjang. 

1

Selebihnya, Dr. Yanthy Herawaty P, M.Si., selaku dosen Program Studi Manajemen UNDIRA menjawab bahwa fleksibilitas yang ditawarkan oleh konsep Gig Economy’ sebagai salah satu solusi tepat dalam menjawab kebutuhan sektor industri dalam era 4.0. 

Saya mengutip salah satu pemikiran Robert Kiyosaki “Your future is created by what you do today, not tomorrow”, dimana bahwasannya kita selalu memiliki kesempatan untuk memperluas career network dan kemampuan (skill) selagi kita bisa. Dunia kerja saat ini tidak ditentukan oleh seberapa besar ilmu yang kita miliki, namun sebesar apa kompetensi yang kita miliki dan dibutuhkan Human Resource dikemudian hari.” ujar beliau

Dalam perkembangan ekosistem di era digital saat ini, beliau menekankan bahwa peluang yang tercipta dari ‘Gig Economy’ tidak lagi sekadar dicari, melainkan diciptakan. Transformasi dunia kerja telah bergeser dari pola pasif menjadi proaktif; kini, setiap individu memiliki momentum untuk membangun personal branding yang kokoh melalui manajemen waktu yang efektif dan literasi digital yang mumpuni.

Meskipun ‘Gig Economy’ dinilai positif dalam menunjang livelihood Gen Z, ‘Gig Economy’  bukanlah solusi utama untuk semua kalangan. ‘Phenomenon Gap’ yang dipicu oleh kemudahan  ‘Gig Economy’ dinilai mampu menciptakan ketidakseimbangan pertumbuhan antara sektor pekerjaan formal dan informal. Hal tersebut mampu memicu beberapa efek berjangka seperti ketidakstabilan career path hingga manajemen organisasi yang tidak terstruktur.

Namun perkembangan zaman tidaklah mengenal jeda. Karir dalam ‘Gig economy’ era bukanlah lagi sebuah jalan lurus, melainkan sebuah ekosistem dinamik yang perlu diimbangi dengan manajemen waktu serta diri secara komprehensif guna menciptakan kenyamanan kerja ditengah mencari penghasilan.

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432