Material Safety dan Ketahanan Bangunan Dalam Teknik Sipil: Menarik untuk di Pahami
Ketahanan bangunan kini menjadi aspek prioritas yang tidak dapat dikesampingkan. Fokus pada aspek ini tidak hanya menjamin durabilitas (longevity) bangunan yang berdampak pada efisiensi biaya perawatan dan rekonstruksi tetapi juga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap kualitas infrastruktur kota.
Mengingat kondisi lingkungan di Jakarta maupun global yang semakin tidak menentu baik akibat peningkatan frekuensi bencana alam seperti Banji dan Gempa Bumi maupun risiko human error perhatian terhadap pemilihan material dan rancangan konstruksi menjadi sangat krusial.
Selebihnya, mengingat ancaman kesehatan yang dapat timbul dari material bangunan seperti Asbestos yang mampu mengganggu sistem pernafasan, maka disamping pertimbangan terhadap ketahanan bangunan kita juga perlu mengingat pemilihan material yang tepat dan memiliki tingkat safety yang aman bagi para pengguna bangunan.
Kini, ketahanan dan pemilihan material sekaligus keamanan struktur menjadi fokus utama bagi para insinyur dan arsitek dalam setiap perencanaan proyek. Dalam sesi wawancara bersama Dosen Teknik Sipil Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), Bapak Agung Sakti Meldian, S.T., M.T., kita mempelajari lebih lanjut mengenai konstruksi berkelanjutan (sustainable construction) yang tengah menjadi isu sentral dalam sudut pandang Teknik Sipil.
Menurut beliau, konsep sustainable construction modern pada dasarnya berfokus pada seberapa tahan kekuatan sebuah bangunan terhadap bencana alam seperti Gempa Bumi. Dengan mengaplikasikan metode rancangan seperti Cakar Ayam atau penggunaan peredam yang mampu menyerap guncangan Gempa untuk mengokohkan kerangka bangunan atau pemetaan sistem drainase yang baik untuk mengatasi penumpukan air berlebihan, maka akan diraih hasil optimal.
Beliau berlanjut bahwa disamping perspektif ketahanan material, kita juga wajib memperhatikan efisiensi, tidak hanya dalam pemilihan material yang cost effective, namun juga memiliki longetivity atau umur panjang dan juga ramah terhadap kesehatan serta keberlangsungan lingkungan sekitar.
“Pembangunan terutama di area metropolitan, kini mengacu pada berbagai dimensi. Tidak hanya kita harus memilih material yang efisien, namun kita juga harus pandai dalam memetakan lokasi yang strategis untuk proyek kita. Berbagai pertimbangan mulai dari kualitas tanah sampai dengan air harus diperhatikan demi menjaga tidak hanya kepercayaan pengguna bangunan namun juga cost effectivenes pengelolaan bangunan tersebut.” ujar beliau
“Hal lain yang perlu kita perhatikan ialah pemilihan material yang tentunya tidak hanya baik untuk kesehatan, namun juga keberlangsungan lingkungan. Pemanfaatan material seperti Asbestos dan Timbal dapat memberikan pengaruh negatif pada kesehatan, lantas dengan beralih pada material alternatif yang tidak hanya ramah lingkungan namun memiliki ketahanan teruji seperti; Hebel dan Baja Daur Ulang.” lanjut beliau
Bapak Agung Sakti kemudian menambahkan juga bahwa dalam meningkatkan ketahanan bangunan kita juga perlu memperhatikan dengan seksama quality of life dalam konsep konstruksi.
“Dalam area metropolitan, di mana risiko pemadaman dan gangguan infrastruktur energi listrik masih ada serta tingkat konsumsi energi yang sangat besar, kita harus mempertimbangkan konsep desain pasif dan efisiensi energi. Artinya, bangunan harus dirancang untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik. Hal ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada listrik dan pendingin ruangan, tetapi juga menciptakan hunian yang lebih sehat dan nyaman di tengah padatnya kota,” pungkasan.
Pembangunan konstruksi sesungguhnya bukanlah hanya sekedar seni estetika, keselamatan dan keamanan pengguna bangunan turut menjadi fokus yang wajib diperhatikan setiap Ahli Sipil terutama mengingat potensi bencana yang kerp melanda kota metropolitan.
Dengan kebutuhan ahli Sipil kompeten yang semakin tinggi, maka prospek masa depan kejuruan Teknik Sipil akan semakin meningkat. Menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut, Teknik Sipil Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) turut membekali mahasiswa dengan berbagai teori beserta praktikum komprehensif terkait ketahanan struktural dan material melalui konsentrasi Metode Pelaksanaan Konstruksi dan Analisis Dampak Lingkungan. UNDIRA berkomitmen untuk membentuk para arsitektur masa depan yang kompeten dalam merancang konstruksi yang berkualitas di masa mendatang.
Sumber Referensi:
Program #DosenBiacara Prodi Teknik Sipil Bapak Agung Sakti Meldian
Part 1 : https://youtube.com/shorts/5e2YtRaII8Y?si=36oqqllIhjtLV1fP
Part 2 : https://youtube.com/shorts/bsv4twKWMqY?si=gmgrXuQOPeFRiaNU
(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)
Press Contact :
Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara
Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id
Kampus Tanjung Duren
Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1
Grogol, Jakarta Barat. 11470
Kampus Green Ville
JIn. Mangga XIV No. 3
Kampus Cibubur
Jln. Rawa Dolar 65
Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432