html hit counter Gong Perusahaan Untuk Go Public: Yuk Kenal Apa Itu IPO dan Bagaimana Mekanisme Penerbitannya - Universitas Dian Nusantara

Gong Perusahaan Untuk Go Public: Yuk Kenal Apa Itu IPO dan Bagaimana Mekanisme Penerbitannya

Dilihat : 17
25 April 2026

Pada tanggal 23 April 2026 lalu, beberapa kawan UNDIRA dari Program Studi Manajemen Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) menyempatkan diri untuk berkunjung ke salah satu KCP Bank Mandiri di Greenvile, Jakarta Barat untuk memperkaya berbagai pengetahuan terkait saham dan investasi. 

Ketika kita berinvestasi, information is king. Informasi merupakan kunci utama dalam seorang investor untuk mengambil keputusan sebelum mereka menempatkan persentase uang dalam sebuah instrumen investasi.

Sebagaimana yang kita pahami, umumnya, informasi ini dapat ditemui sebagai bentuk aksi korporat atau corporate action, seperti Rights Issue, Dividend, Buyback, dan Stock Split. Namun, di antara tipe kebijakan korporasi tersebut, ada satu yang sangat dilirik dan ditunggu oleh para investor yakni penerbitan IPO (Initial Public Offering). 

Pada dasarnya, IPO merupakan sebuah langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya. Meskipun pada umumnya perusahaan akan bergerak secara independen, pada beberapa kesempatan tertentu, IPO akan diberlakukan oleh perusahaan ketika perusahaan tersebut membutuhkan dana besar untuk mengembangkan usaha yang berjalan maupun anak usaha yang berkaitan dengan perusahaan tersebut. 

Selain itu, dalam penerbitan IPO, perusahaan emiten terkait perlu mendapatkan izin dari stakeholders dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tentunya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 terkait pendirian perseroan dan pemodalan investasi sebuah perseroan. 

Ketika rencana dan prospektus IPO diterbitkan pada laman e-IPO, para calon investor mampu melihat profil perusahaan, penanggung jawab (underwriter) IPO yang terlibat (umumnya terdiri dari sekuritas atau perbankan tertentu), sekaligus rencana penggunaan dana IPO baik pada perusahaan tersebut maupun anak usahanya melalui dokumen yang terlampir dalam laman e-IPO. 

Setelah mempelajari seluk-beluk perencanaan penggunaan dana beserta profil perusahaan, calon penanam modal dapat melihat track record perusahaan dalam beberapa tahun terakhir untuk mengetahui kinerja dan sistem manajemen mereka, sebelum akhirnya menanamkan modal pada periode bookbuilding atau penawaran awal. 

Setelah fase penawaran awal, dalam waktu kurang lebih seminggu, para underwriter yang terlibat dalam IPO tersebut akan berkoordinasi dengan OJK untuk menentukan penjatahan kembali (allotment) kepada para pemegang saham. Hal ini dilakukan jika terjadi permintaan saham IPO dari investor yang telah melebihi jumlah yang ada (oversubscribed). Tenang, kawan UNDIRA, jika kalian tidak tercatat untuk mendapatkan allotment, maka dana kalian akan dikembalikan oleh pihak e-IPO. 

Jika para investor tidak mendapatkan jatah pada fase bookbuilding, maka mereka hanya perlu melakukan order placement kembali pada fase penawaran umum (offering). Jika para investor berhasil mendapatkan penjatahan, maka mereka hanya perlu menunggu sampai dengan masa penerbitan IPO.

Lantas mengapa sebuah IPO sangat ditunggu-tunggu dan menjadi primadona para investor? Nah, kawan UNDIRA, selain fungsinya dalam membuka peluang bermanfaat bagi ekspansi perusahaan, IPO menawarkan peluang profit cepat dan harga awal yang menarik bagi para investor. Sebagai contoh, IPO RLCO yang terbit pada harga awal 168 berhasil mencapai nilai sebesar 8.700 pada tanggal 19 Januari 2026, di mana para investor berhasil mengantongi profit sebesar lebih dari 1.000%. 

Selain itu, sering kali terjadi fenomena di mana saham anak perusahaan yang baru IPO akan berpotensi mampu mendongkrak harga saham induknya atau saham-saham dalam satu grup yang sama karena persepsi ekspansi bisnis yang positif. 

IPO bukan sekadar “gong” bagi perusahaan untuk melangkah ke pasar publik, tetapi juga menjadi titik temu antara kebutuhan ekspansi bisnis dan peluang investasi bagi masyarakat luas. Dengan pendekatan yang bijak serta terliterasi, IPO tidak hanya menjadi ajang berburu cuan semata, tetapi juga menjadi pendukung kompetensi literasi keuangan kawan UNDIRA yang tertarik terhadap studi manajemen keuangan dan investasi.

Sumber Referensi:

Mengenal IPO : Jalan Perusahaan Untuk Go Public - Legalitas Official Website 

Mengenal Initial Public Offering - MOST Mandiri Sekuritas Official 

(Danang Respati Wicaksono / Humas UNDIRA)

Press Contact :

Biro Humas & Sekretariat Universitas Dian Nusantara

humas@undira.ac.id

Facebook : www.facebook.com/undiraofficial
Instagram : www.instagram.com/undiraofficial
Twitter : www.twitter.com/undiraofficial
www.undira.ac.id 

Lainnya

Yayasan Dian Asra
Kampus Tanjung Duren

Jln. Tanjung Duren Barat II No. 1

Grogol, Jakarta Barat. 11470

Kampus Green Ville

JIn. Mangga XIV No. 3

Kampus Cibubur

Jln. Rawa Dolar 65

Jatiranggon Kec. Jatisampurna, Bekasi. 17432